Keracunan di Lapas Biaro

Warga Binaan Tewas Keracunan di Lapas Bukittinggi Bertambah, Tiga Meninggal dan Satu Masih Kritis

Korban jiwa akibat warga binaan keracunan minuman oplosan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi bertambah menjadi tiga orang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
WARGA BINAAN KERACUNAN - Para pasien dari warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi yang keracunan akibat minuman oplosan, Rabu (30/4/2025) malam. Korban jiwa akibat warga binaan keracunan minuman oplosan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi bertambah menjadi tiga orang. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Korban jiwa akibat warga binaan keracunan minuman oplosan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi bertambah menjadi tiga orang.

Satu orang lainnya masih dalam kondisi kritis di rumah sakit hingga Senin (5/5/2025).

Direktur RSUD Achmad Mochtar (RSAM), Busril, mengonfirmasi penambahan korban meninggal dunia pada Senin (5/5/2025) pagi.

"Iya," kata Busril saat memberikan kepada Tribunpadang.com.

Korban meninggal ini merupakan satu dari dua warga binaan keracunan yang sebelumnya menjalani perawatan intensif menggunakan ventilator di RSAM. 

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sumbar Minta Komisi I Ikut Investigasi Penyebab Keracunan di Lapas Bukittinggi 

Saat ditanya kapan korban meninggal dunia di RSUD Achmad Mochtar, Busril tidak menjawab.

Tidak hanya itu, Busril juga tidak menjelaskan informasi terkait nama dan alamat korban yang meninggal dunia.

Kendati demikian, Busril menyebut pihak keluarga sudah mengetahui dan mayat korban juga sudah dibawa pulang.

"Korban sudah dibawa keluarga," terang Busril.

Tribunpadang.com juga mengkonfirmasi terkait jumlah dan kondisi korban yang masih dirawat di RSUD Achmad Mochtar, namun Busril masih tidak memberikan keterangan hingga berita ini ditayangkan. 

Baca juga: Warga Binaan Lapas Bukittinggi Keracunan, Keluarga Pastikan Langsung Kondisinya di RS Achmad Mochtar

Sementara itu, sebelumnya Tribunpadang.com memberitakan terkait total warga binaan yang keracunan akibat minuman oplosan sebanyak 23 orang.

Sebanyak 22 dari total tersebut dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

Kemudian dua orang dinyatakan pihak RSUD masih dirawat di ruangan ICU dengan kondisi kritis dan dipasangi ventilator.

Dua orang tersebut atas nama Frengki dan Debi Fernando. Keduanya masih berada di ruangan ICU dan dipasangi Ventilator.

Data tersebut dipaparkan oleh Waki Direktur Pelayan RSAM Bukittinggi, Vera Mayasari kepada Tribunpadang.com, Sabtu (3/5/2025).

Baca juga: Update Keracunan di Lapas Bukittinggi, Ada 13 Korban, Satu Tewas dan 2 Orang Pasang Ventilator

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved