Keracunan di Lapas Biaro

Polisi Sesalkan Baru Dapat Info Tambahan Korban Tewas Oplosan di Lapas Bukittinggi

Kepolisian Bukittinggi menyayangkan bahwa pihaknya baru mengetahui bertambahnya korban meninggal dunia yang keracunan akibat minuman oplosan, dari

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
WARGA BINAAN KERACUNAN - Korban jiwa akibat keracunan minuman oplosan dari warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi bertambah menjadi 3 orang. Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Idris Bakara saat dimintai keterangan, Senin (5/5/2025) sore. AKP Idris menyayangkan tidak ada koordinasi terkait bertambahnya korban jiwa akibat minuman oplosan. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Kepolisian Bukittinggi menyayangkan bahwa pihaknya baru mengetahui bertambahnya korban meninggal dunia yang keracunan akibat minuman oplosan, dari warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi pada hari Minggu (4/5/2025).

"Kami tidak mengetahui pada hari Sabtu itu, ternyata terdapat satu korban meninggal dunia lagi dan tidak dapat informasi," kata Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Idris Bakara, Senin (5/5/2025) sore.

"Kami mengetahui informasi setelah di hari Minggu, dan sangat disayangkan," sambungnya.

Kata AKP Idris, kasus tersebut berkaitan dengan nyawa, jadi seharusnya ada koordinasi.

"Karena kami pun melakukan penyelidikan di lapangan, terkendala dengan dua personil yang harus melekat di rumah sakit," jelasnya.

Baca juga: Korban Tewas Keracunan Lapas Bukittinggi Bertambah Jadi 3 Orang, Polisi Terima Laporan Minggu

Lanjut AKP Idris, pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data yang ada di lapangan.

"Kami masih analisa, siapa dan bagaimana yang bertanggung jawab atas kejadian ini," terangnya.

Sebelumnya, Tribunpadang.com juga memberitakan terkait Polresta Bukittinggi yang telah menerima laporan terkait bertambahnya korban jiwa warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi yang keracunan akibat minuman oplosan.

Polresta Bukittinggi mengonfirmasi penambahan satu korban jiwa pada Senin (5/5/2025), menyusul dua korban sebelumnya. Satu orang lagi masih dirawat kritis di RSUD Achmad Mochtar.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Idris Bakara menyebut bahwa sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia hanya 2 orang.

Baca juga: Warga Binaan Tewas Keracunan di Lapas Bukittinggi Bertambah, Tiga Meninggal dan Satu Masih Kritis

"Jadi, sebelumnya kita data terdapat 2 orang yang meninggal dunia," kata Idris saat memberikan keterangan, Senin (5/5/2025) sore.

Namun ternyata, kata AKP Idris, pada hari Sabtu kemarin bertambah satu korban lagi.

"Kami baru menerima informasinya pada hari Minggu," terang AKP Idris.

Diketahui, ujar AKP Idris, korban sudah dirawat di ICU selama 4 hari setelah kejadian dan dipasang ventilator.

"Jadi total ada 3 korban. Sedangkan 1 lagi masih dirawat di RSUD Achmad Mochtar," ungkap AKP Idris.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sumbar Soroti Dugaan Kesengajaan di Balik Kasus Keracunan Napi Lapas Bukittinggi

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved