TOPIK
Gunung Marapi Erupsi
-
BMKG Minangkabau merilis prakiraan cuaca di 11 wilayah sekeliling Gunung Marapi erupsi yang berlaku hingga Minggu (31/5/2026) pagi.
-
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dan masih erupsi serta mengeluarkan hembusan.
-
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut atau sekitar wilayah Tanah Datar.
-
Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 30 Mei 2026 pukul 08.54 WIB
-
Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi pada Rabu (13/5/2026) siang.
-
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi, melalui keterangan resmi menyampaikan bahwa erupsi tersebut terekam
-
“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27,8 mm dan durasi sementara sekitar 30 detik,” ujar Ahmad Rifandi dalam keterangan resminya.
-
Letusan yang terjadi pukul 08.02 WIB ini melontarkan kolom abu setinggi 500 meter yang condong ke arah tenggara.
-
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi, menyampaikan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu
-
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Gunung Marapi
-
Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatera Barat tercatat masih berlangsung dinamis sejak awal tahun 2026 hingga Kamis (26/3/2026).
-
Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Kamis (26/3/2026) pagi
-
Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi sebanyak dua kali pada Kamis (26/3/2026) pagi.
-
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi kurang lebih 24 detik," tambahnya.
-
Petugas PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, mengatakan aktivitas vulkanik Marapi saat ini masih berada pada Status Level II atau Waspada.
-
BMKG terus memantau pergerakan abu vulkanik Marapi untuk memastikan keselamatan jalur udara di sekitar Bandara Internasional Minangkabau (BIM)
-
Decky menyebutkan, pemantauan abu vulkanik penting dilakukan karena partikel abu pada ketinggian tertentu berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.
-
Aktivitas letusan tersebut terekam pada alat seismograf milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) di Bukittinggi.
-
Setelah erupsi Gunung Marapi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca
-
Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat kembali mengalami erupsi
-
Dalam periode tersebut tercatat 5 kali gempa letusan atau erupsi, 148 gempa hembusan, 130 tremor non-harmonik, 8 gempa low frequency.
-
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi kembali mencatat dua kejadian erupsi Marapi pada bulan Maret 2026
-
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi mencatat sebanyak 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026.
-
Laporan VAAC Darwin, abu vulkanik terdeteksi menyebar hingga ketinggian 15.000 feet dan bergerak ke arah Tenggara.
-
Letusan yang terjadi pada waktu dini hari tersebut mengakibatkan sebaran abu vulkanik atau kapundan menjangkau sejumlah wilayah di sekitarnya.
-
tampak abu vulkanik membubung tinggi ke langit disertai dengan material yang keluar dari puncak gunung yang bewarna merah terang
-
BMKG mengawasi secara intensif sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar),
-
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (1/3/2026) terus dipantau secara intensif
-
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Minggu (1/3/2026) pukul 15.11 WIB.
-
Menurut Eka Putra, pemerintah telah memasang sistem peringatan dini (early warning system) di sejumlah titik strategis.