Gunung Marapi Erupsi

Gunung Marapi Sumbar Meletus Lagi di Awal Maret 2026, Total Sudah 24 Kali Erupsi Sejak Januari

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi kembali mencatat dua kejadian erupsi Marapi pada bulan Maret 2026

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/TribunPadang.com
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi saat memberikan keterangan beberapa waktu lalu. Ahmad Rifandi sebut daftar erupsi Marapi kembali bertambah pada awal Maret 2026 sebanyak dua kejadian. 

Ringkasan Berita:
  • Erupsi Marapi Sumbar bertambah dua kali di awal Maret 2026, total sudah 24 kejadian sejak Januari.
  • Pos PGA Bukittinggi mencatat kolom abu tertinggi mencapai 3.000 meter pada Februari.
  • Sepanjang Januari–Februari terjadi 22 erupsi, status masih Level II (Waspada).
  • Sejumlah erupsi tidak terpantau karena tertutup kabut, namun terekam di seismogram.

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi kembali mencatat dua kejadian erupsi Marapi pada bulan Maret 2026.

Dua kejadian tersebut, tentu menambah total erupsi Gunung Marapi Sumbar sejak awal Januari 2026.

Sebelumnya, PGA Bukittinggi telah mencatat 22 kejadian. Pada Januari sebanyak 10 kejadian dan Februari 2026 12 kali erupsi.

Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi mengatakan bahwa erupsi Gunung Marapi Sumbar kembali bertambah pada awal Maret 2026.

"Benar, ada penambahan dua kali erupsi di awal bulan Maret 2026 ini," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/3/2026).

Baca juga: Head to Head Semen Padang FC vs PSIM Yogyakarta: Kabau Sirah Tak Pernah Menang 3 Pertemuan Terakhir

Erupsi pertama ujar Ahmad Rifandi, terjadi pada tanggal 1 Maret 2026 sekira pukul 15:11 WIB. Ketinggian kolom abu erupsi ini tercatat 1.500 meter di atas puncak.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.8 mm dan durasi maksimal 68 detik.

Sedangkan, erupsi Gunung Marapi kedua di bulan Maret 2026 terjadi pada tanggal 3, sekira pukul 02:19 WIB.

"Ketinggian kolom abu ini tidak teramati lantaran tertutup kabut. Namun erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.2 mm dan durasi maksimal 1 menit 25 detik," bebernya.

Baca juga: Erupsi Gunung Marapi Meledak 22 Kali Selama Dua Bulan, Kolom Abu Tembus 3.000 Meter ke Langit

22 Erupsi Januari Hingga Februari 2026

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi mencatat sebanyak 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Diketahui, saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dan masih erupsi hingga bulan Maret 2026.

Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi mengatakan bahwa sejak Januari sampai Februari, erupsi Gunung Marapi tercatat 24 kali.

"Total 22 kejadian, di bulan Januari sebanyak 10 kali dan Februari 12 kali," ungkapnya saat dikonfirmasi Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Polresta Padang Razia Petasan di Pasar Raya, Polisi Sita Barang Bukti Demi Kenyamanan Ramadan

ERUPSI GUNUNG MARAPI - Kolom abu membumbung tinggi dari puncak Gunung Marapi saat terjadi erupsi pada Selasa (3/3/2026) pukul 02.19 WIB. Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi catat 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026.
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Kolom abu membumbung tinggi dari puncak Gunung Marapi saat terjadi erupsi pada Selasa (3/3/2026) pukul 02.19 WIB. Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi catat 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026. (TribunPadang.com/Pos PGA Bukittinggi)

Erupsi Marapi Bulan Januari

Erupsi pertama berlangsung pada 6 Januari 2026, sekira pukul 04:58 WIB. Tinggi kolom abu yang dihasilkan dari erupsi ini terhitung 250 meter di atas puncak.

Disusul erupsi kedua tanggal 7 Januari 2026 pada pukul 01:23 WIB, namun kolom abu tidak teramati lantaran tertutup kabut.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved