Gunung Marapi Erupsi
Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Sore Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi kurang lebih 24 detik," tambahnya.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi pada Selasa (24/3/2026).
Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, mengatakan Gunung Maarapi mengalami erupsi sekitar pukul 17.54 WIB.
"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada pukul 17.54 WIB," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Ahmad Rifandi menjelaskan, untuk ketinggian kolom abu tidak teramati lantaran tertutup kabut.
Erupsi Gunung Marapi yang terjadi jelang Magrib tersebut tercatat berdurasi 24 detik.
Baca juga: Viral Baku Hantam di Silaiang Saat Macet, Polisi Imbau Pengendara Sabar dan Utamakan Keselamatan
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi kurang lebih 24 detik," tambahnya.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar gunung dan pendaki atau pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau bantaran dan aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
Baca juga: Viral Video Duel Pengendara di Padang Panjang, Diduga Dipicu Emosi Saat Macet One Way
Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Marapi melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, website Magma Indonesia https://magma.esdm.go.id, aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore, atau melalui media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram @pvmbg_).
Baca juga: Boat Rombongan Wisatawan Karam di Perairan Sungai Pisang Padang
Sebelumnya diberitakan, Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Selasa (24/3/2026) pukul 14.24 WIB.
Meski demikian, tinggi kolom abu pada letusan tersebut tidak teramati.
Berdasarkan laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terekam melalui alat seismogram dengan amplitudo maksimum 28,6 mm dan durasi sekitar 26 detik.
Petugas PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, mengatakan aktivitas vulkanik Marapi saat ini masih berada pada Status Level II atau Waspada.
“Terjadi erupsi pada pukul 14.24 WIB, namun kolom abu tidak teramati. Aktivitas terekam di seismogram dengan amplitudo 28,6 mm dan durasi kurang lebih 26 detik,” ujarnya.(*)
| Marapi Erupsi Lagi, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 11 Wilayah Sekeliling Gunung hingga Besok Pagi |
|
|---|
| Gunung Marapi 6 Kali Meletus Selama Mei 2026, Abu Tertinggi 2.000 Meter |
|
|---|
| Abu Erupsi Gunung Marapi Sabtu Pagi Mengarah ke Tanah Datar |
|
|---|
| Breaking News Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Sabtu Pagi |
|
|---|
| Gunung Marapi Erupsi Lagi Rabu Siang, PVMBG Minta Warga Jauhi Radius 3 Km |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/erupsi-gunung-marapi-2-2432026.jpg)