TOPIK
Gagal Ginjal pada Anak
-
Pemeriksaan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap 91 merek obat sirup dilakukan karena dikonsumsi oleh pasien Gagal Ginjal Akut
-
Biaya pengobatan pasien penyakit misterius itu ditanggung sesuai dengan kelas kepesertaan yang diambil.
-
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang sudah menginstruksikan fasilitas kesehatan untuk tidak meresepkan sediaan obat cair berbentuk sirup.
-
Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mengantisipasi peredaran obat sirup yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal akut pada anak, Sabtu (22/10/2022).
-
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang melakukan penyelidikan epidemiologi. Penyelidikan ini menyusul ditemukannya dua kasus gagal ginjal akut pada anak
-
Polda Sumbar dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat mengimbau agar apotek tidak menjual obat jenis sirup untuk anak-anak, Jumat (21/10/2022).
-
Mahyeldi mengajak masyarakat ikuti Seruan Kemenkes, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
-
Penambahan kasus ini berasal dari Kota Padang, yang diidap bayi berusia 4 bulan.
-
Pemerintah Kota Padang mencatat dua anak di Kota Padang mengidap gagal ginjal akut. Satu anak dirawat di RSUP M Djamil dan satu lagi di RSUD Rasidin K
-
Polri menyatakan siap membantu BPOM mengawasi penarikan peredaran lima obat sirup yang mengandung zat kimia Etilen Gelikol
-
Gubernur Mahyeldi meminta bupati/ wali kota di Sumbar untuk melihat perkembangan gangguan ginjal akut di daerah masing-masing.
-
Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan obat dengan baik dan benar sesuai dengan resep dokter maupun informasi yang tertera di kemasan
-
Sampai saat ini kejadian gagal ginjal akut tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid 19 maupun infeksi COVID-19
-
Berikut daftar obat sirup yang ditarik dari peredaran untuk sementara karena mengandung cemaran dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).
-
Klinik Asri Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), sudah berhenti memberikan pemberian obat sirop kepada pas
-
Apotek di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), masih belum terima surat imbauan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sijunjung, terkait pemberhentia
-
RSUD Dr. Achmad Mochtar dan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina (YARSI) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tidak lagi gunakan obat sirop pasien, Kamis (20/10/2
-
Kasus gagal ginjal pada anak di Sumbar (Sumatera Barat) ternyata banyak diidap oleh penyintas Covid-19. Angkanya 58 persen.
-
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat (Sumbar) telah membekali dokter spesialis anak (DSA) dengan tata laksana penanganan gagal ginjal pa
-
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang tidak menarik peredaran obat sirop dari pasaran.Hal ini diungkapkan Kepala BBPOM di Padang Ab
-
Berdasarkan domisili asalnya, kasus gagal ginjal akut misterius pada anak di Sumatera Barat (Sumbar) paling banyak dari Kota Payakumbuh.
-
Plt Direktur Pelayanan Medik RSUP M Djamil Padang dr Bestari mengatakan, gangguan neorologis terjadi pada anak usia empat tahun, kondisinya mirip bayi
-
Gejala ringan seperti batuk, pilek demam tidak bisa dipandang enteng saat ini, tapi juga tidak boleh terlalu cemas. Intinya tahan dulu beli obat bebas
-
Sebanyak empat orang dirawat di RSUP M Djamil Padang. Satu orang kondisinya sudah hampir bagus tapi tetap melakukan cuci darah.
-
Plh Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil Bestari mengatakan, pihaknya sudah mulai mengamati data sejak bulan Januari
-
Sejumlah Apotek Masih Jual Bebas Obat Sirop, Dinkes Sumbar dan BPOM akan Sampaikan Imbauan Langsung
-
Gejala klinis pesien gagal ginjal akut misterius ini memiliki riwayat gejala demam. Kemudian badan sembab karena fungsi ginjal terganggu.
-
Nakes bisa menggunakan obat penurunan panas menggunakan tablet, dimasukkan ke anal, injeksi dan sebagainya.
-
Sebelumnya kasus gagal ginjal sudah ada juga, namun kasus gagal ginjal kali ini lebih cepat memburuknya.
-
Imbauan setop konsumsi disampaikan bagi masyarakat yang masih memiliki ketersediaan obat sirup di rumah.