Local Experience
Dulu Ada 2 Orang Seperti Saya tapi Sekarang Sudah Meninggal
Tradisi Minang yang Terancam Punah, Feri Lestarikan Saluang dan Bansi Lewat Kaki Lima di Pasar Atas Bukittinggi
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
Sementara Bansi, juga alat music tiup dari talang.
Namun Bansi memiliki 7 lubang di bagian atas dengan panjang sekitar 36 cm dan berdiameter sekitar 2,5 cm.
Setiap hari, Feri menjajakan hasil karyanya di kawasan Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
“Biasanya saya datang menjelang sore, sambil bawa hasil buatan dari rumah,” ujarnya sambil menurunkan kotak besar berisi beberapa alat musik tradisional Minangkabau itu.
Feri menata lapaknya yang sederhana di bawah payung kain berwarna hijau tua.
Satu per satu saluang dan bansi ia susun rapi, sementara suara azan dari kejauhan mulai menggema.
"Awal mula saya menjual saluang dan bansi berangkat dari keprihatinan, karena tidak ada yang menjual. Di sisi lain, saya ingin mempertahankan alat musik tradisonal Minangkabau," jelasnya kepada Tribunpadang.com.
Menjaga Tradisi dari Bambu
Feri, pria kelahiran Bukit Batabuah, Kabupaten Agam, sebuah daerah yang masih kental dengan tradisi Minangkabau.
Seusai pulang merantau dari Kalimantan tahun 2018, ia mencoba membuka lapak kaki lima di Pasar Atas Bukititnggi.
Lapak yang saat ini menjadi sumber pencarian ia dan keluarga di tengah kemajuan Bukittinggi.
“Setelah pulang dari Kalimantan, saya susah sekali mencari saluang dan bansi di Bukittinggi waktu itu,” katanya.
Hal itulah yang membulatkan tekad Feri untuk mengambil alih kemudi penjualan saluang dan bansi.
Berbekal keterampilan yang dimiliki Feri sejak remaja, satu persatu saluang dan bansi mulai dibuat dan diperjualbelikan di Pasar Atas Bukittinggi.
Kemahiran itu diperolehnya secara otididak, dengan memperhatikan para tetua di kampungnya sejak kecil.
"Alhamdulillah saya pandai membuatnya sejak remaja, karena hobi juga. Kenapa saya tidak mencobanya," beber pria berkumis tipis itu.
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Gubernur Minta Tambang Emas Ditutup, Perahu Terbalik dan Penemuan Mayat |
|
|---|
| Arus Lalu Lintas Solok-Padang Tersendat Malam Ini, Ada Truk Mogok dan Keluar Jalur di Sitinjau Lauik |
|
|---|
| UNP Berhentikan Mahasiswa Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Padang |
|
|---|
| Nelayan Hilang Akibat Perahu Terbalik di Pessel Ditemukan Meninggal, Berjarak 50 Meter dari Lokasi |
|
|---|
| Solar Langka di Sumbar, Heru: Sudah Antre 4 Jam Belum Dapat, Seperti Mencari Emas Saja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/SALUANG-Pedagang-sekaligus-seniman-Feri.jpg)