Sekolah Disegel di Tanah Datar

Bentrok Siswa SMP di Tanah Datar Tak Terima Sekolah Disegel, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Sejumlah siswa SMPN 2 Batusangkar dilarikan ke Rumah Sakit setelah mencoba paksa masuk ke dalam sekolah pada hari Selasa (7/11/2023).

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Istimewa
Siswa SMPN 2 Batusangkar bentrok dengan warga ngaku pemilik lahan, Selasa (7/11/2023). Empat siswa dilarikan ke Rumah Sakit setelah mencoba paksa masuk ke dalam sekolah. 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Sejumlah siswa SMPN 2 Batusangkar dilarikan ke Rumah Sakit setelah mencoba paksa masuk ke dalam sekolah pada hari Selasa (7/11/2023).

Kepala Sekolah SMPN 2 Batusangkar, Defison membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan sebanyak empat orang siswa dilarikan ke Rumah Sakit.

"Iya benar ada empat orang siswa yang dilarikan ke Rumah sakit kemarin saat mencoba masuk ke sekolah," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (8/11/2023).

Defison menyebutkan sejumlah siswa tersebut mengalami sesak nafas, trauma hingga goresan-goresan.

"Ada yang sesak nafas, ada yang trauma, ada yang gores. Tapi sepertinya hari ini sudah pulang semua," katanya.

Defison mengungkapkan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, apakah karena tindak kekerasan atau tidak.

"Kalau tindak kekerasan atau tidaknya belum bisa dipastikan, saat ini masih di selidiki. Kalau pernyataan dari kita mungkin karena dorong-dorongan," jelasnya.

Baca juga: Dua Pengedar Sabu Ditangkap Polisi saat Lagi Duduk di Atas Sepeda Motor di Tanah Datar

SMPN 2 Batusangkar, Tanah Datar disegel sejak Senin (6/11/2023). Akibatnya proses belajar mengajar dialihkan ke Gedung Perpustakaan Daerah Tanah Datar.
SMPN 2 Batusangkar, Tanah Datar disegel sejak Senin (6/11/2023). Akibatnya proses belajar mengajar dialihkan ke Gedung Perpustakaan Daerah Tanah Datar. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

 

Siswa Terpaksa Belajar Daring

SMPN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar menerapkan belajar secara daring terhadap siswanya pasca gedung sekolah disegel.

Salah seorang staf Perpustakaan Daerah Tanah Datar yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan memang benar proses pembelajaran di pindahkan ke gedung Perpustakaan.

"Benar pak di pindahkan kesini, tapi hanya satu hari saja pada hari Senin (6/11/2023). Tapi itu hanya setengah hari saja pak," katanya, Rabu (8/11/2023).

Kepala Sekolah SMPN 2 Batusangkar, Defison mengatakan hal yang sama, proses belajar mengajar sempat di pindahkan.

"Benar, hari Senin (6/11/2023) kemarin pembelajaran sempat di pindahkan, tapi hanya sehari itu saja," katanya saat dikonfirmasi via telfon, Rabu (8/11/2023).

Defison mengungkapkan, pada hari Selasa (7/11/2023) kemarin siswa datang ke sekolah, hanya saja dihalangi untuk masuk oleh pihak penggugat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved