Semen Padan FC

Suporter Minta Manajemen Semen Padang FC Turunkan Harga Tiket untuk Pelajar

Suporter Semen Padang FC berharap manajemen klub memberikan kebijakan khusus terkait harga tiket untuk pelajar. 

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/FajarAlfaridho
BABAK PERTAMA : Semen Padang FC unggul 1-0 di lawan PSM Makassar di babak pertama pada lanjutan pekan ke-3 BRI Super League, Jumat (22/82/2025). Suporter Semen Padang FC berharap manajemen klub memberikan kebijakan khusus terkait harga tiket untuk pelajar.  

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Suporter Semen Padang FC berharap manajemen klub memberikan kebijakan khusus terkait harga tiket untuk pelajar. 

Hal ini menyusul sepinya dua laga kandang awal Kabau Sirah di Stadion Haji Agus Salim, Padang, saat menjamu Dewa United dan PSM Makassar.

Ketua Umum Anak Rantau Cinta Kabau Sirah (Spartacks), Bonario, mengatakan harga tiket saat ini dipatok Rp50 ribu, naik 100 persen dari musim lalu yang hanya Rp25 ribu. 

Menurutnya, meski harga tersebut masih tergolong paling murah di antara klub peserta BRI Super League, pelajar cukup terbebani.

“Kalau Rp50 ribu sebenarnya masih pas untuk umum, tapi kita berharap ada kebijakan khusus untuk pelajar. Mayoritas suporter kita ini pelajar, jadi kalau bisa mereka dapat harga khusus dengan menunjukkan kartu pelajar atau KTA,” ujar Bonario kepada TribunPadang.com, Minggu (31/8/2025).

Baca juga: Awal Kecintaan Yuni Hendrita pada Anyaman Rotan dan Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Furnitur Murah

Ia menilai, kebijakan itu penting agar tribun Stadion Haji Agus Salim kembali penuh.

Selain itu, langkah tersebut bisa meningkatkan semangat generasi muda dalam mendukung tim kebanggaan Ranah Minang.

“Kita tidak mempersalahkan harga Rp50 ribu ini. Hanya saja, untuk pelajar sebaiknya ada potongan khusus. Dengan begitu, stadion akan lebih ramai dan dukungan buat tim juga lebih maksimal,” tambahnya.

Menatap laga pekan kelima melawan PSBS Biak, Bonario berharap manajemen segera menimbang opsi penyesuaian harga tiket pelajar, selain juga memperjuangkan jadwal pertandingan agar tidak dimainkan sore hari.

“Kalau bisa, jadwal melawan Biak digelar malam. Jadi selain harga tiket yang ramah pelajar, waktu bertanding juga tidak berbenturan dengan sekolah maupun jam kerja,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved