Breaking News:

KSPSI sebut Upah Minimum Provinsi Sumbar Tahun 2022 akan Naik 1,58 Persen

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar tahun 2022 akan naik sebesa

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Bangka Pos
Ilustrasi - Upah Minimum Provinsi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar tahun 2022 akan naik sebesar 1,58 persen.

Wakil Ketua KSPSI Sumbar Armiati mengatakan, kenaikan upah minimum tersebut berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang telah dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca juga: Gubernur Harus Tetapkan Upah Minimum Provinsi 2022 Paling Lambat 21 November, Menaker: UMK Susul UMP

Baca juga: Jawaban Tema 6 Kelas 6: Jadi Aktivis Peduli Lingkungan, Bocah Ini Kumpulkan 650 Kg Koran Bekas

"Walaupun sudah ada angka nominal UMP 2022 yg direkomendasikan oleh Dewan Pengupahan Provinsi, kewenangan mutlak ada pada Gubernur," kata Armiati, Rabu (17/11/2021).

Armiati berharap UMP 2022 bisa ditetapkan lebih tinggi dari rekomendasi yg diberikan oleh Dewan Pengupahan Provinsi.

Mengingat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada triwulan terakhir berada pada angka 3,75 persen, lebih tinggi dari kenaikan yg direkomendasikan Dewan Pengupahan sebesar 1,58 persen.

Baca juga: KSPSI Sumbar Harap Ada Kenaikan Signifikan UMP di Tahun 2022

Baca juga: Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK) 2022 se Sumbar Mengacu kepada UMP

Ia menegaskan, penetapan upah tersebut sudah diatur sedemikian rupa sehingga KSPSI tidak bisa berbuat apa-apa hanya tinggal memasukan angka maka hasilnya langsung keluar.

Menurutnya, serikat pekerja sudah tidak bisa bergerak lagi walaupun ada kenaikan dari tahun lalu tapi belum sesuai dengan harapan.

Baca juga: Disnaketrans Sumbar Pastikan UMP Sumbar 2022 Naik, Diumumkan Paling Lambat 21 November 

Baca juga: Jadwal Peparnas Papua 2021: Tim Sepak Bola Papua Jumpa Jabar, Selengkapnya Pertandingan Hari Ini

"Namun jika Gubernur Sumbar merasa masih perlu pertimbangan maka kita sangat berharap."

"Dewan pengupahan punya tugas dan fungsi hanya sebagai pembahas dan mengusulkan, keputusan tetap ditangan Gubernur, kita serikat pekerja masih berdoa dan berharap ada kebijakan dari Bapak Gubernur," tutur Armiati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved