Kebakaran Pasar Payakumbuh
Kabidlabfor Polda Riau Cari Tahu Penyebab Terbakarnya Ratusan Kios di Pasar Payakumbuh
"Nantinya akan diketahui penyebab pasti kebakaran yang melanda pusat pertokoan Pasar Payakumbuh," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Letaknya sekitar 120 kilometer dari Kota Padang yang menjadi ibu kota provinsi.
Baca juga: Inisiatif Tambal Jalan Rusak di Sungai Pua Agam, Warga Sebut Terakhir Kali Diaspal Tahun 2002
Berdasarkan pendataan awal dari Pemerintah Kota Payakumbuh, sekitar 485 unit toko dan kios hangus terbakar, sementara itu 152 unit lainnya terdampak langsung.
Kerugian akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp65 miliar.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyebut kebakaran ini merupakan pukulan berat bagi masyarakat, khususnya para pedagang yang menggantungkan hidup di pasar tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemko segera mengambil langkah cepat untuk pemulihan.
Baca juga: Cuaca Sumatera Barat 27-29 Agustus 2025 Berawan, Potensi Hujan di Padang Pariaman
“Pasar Payakumbuh adalah pusat kegiatan ekonomi vital. Kami akan menyiapkan skema pembangunan kembali dengan konsep yang lebih aman dan modern, sehingga bisa mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan,” kata Zulmaeta melalui keterangan resminya, Rabu (27/8/2025).
Dalam upaya pemadaman, Pemko Payakumbuh mengerahkan seluruh armada damkar dibantu mobil pemadam dari berbagai daerah di Sumbar, seperti Bukittinggi, Padang, Pariaman, Padang Panjang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, hingga Sijunjung.
“Atas nama Pemko dan masyarakat, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu, termasuk relawan yang sudah bekerja keras sejak dini hari,” ucap Zulmaeta.
Meski seluruh api sudah padam, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu liar mengenai penyebab kebakaran.
Baca juga: Pria Asal Sulteng Ditangkap Polisi setelah Terekam CCTV Curi Uang di Ruang Guru SMPN 7 Padang
Hingga kini, penyelidikan masih menunggu hasil tim Laboratorium Forensik (Labfor) Inafis Polda Riau.
“Temuan Labfor nantinya akan menjawab semua pertanyaan terkait penyebab kebakaran. Saat ini yang terpenting adalah menenangkan masyarakat dan menata kembali aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Zulmaeta juga menginstruksikan OPD terkait segera mendata pedagang, memfasilitasi kebutuhan darurat, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Selain itu, Pemko akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Pusat guna mengupayakan dukungan anggaran pemulihan.
Baca juga: Detik-detik Angin Puting Beliung Terjang Alahan Panjang Solok, Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri
Sementara itu, Kabag Ops Polres Payakumbuh menegaskan pihaknya melakukan pengamanan ketat di lokasi kebakaran untuk menjaga aset yang tersisa dan mencegah tindak kriminal.
Dukungan juga datang dari Dandim 0306/50 Kota yang memastikan TNI siap membantu pemerintah daerah, baik dalam aspek pengamanan, pendataan maupun kebutuhan teknis di lapangan.
“Kami memahami betapa berat dampak kebakaran ini. Namun dengan kebersamaan, gotong royong, dan dukungan semua pihak, kami optimis Pasar Payakumbuh akan bangkit kembali,” pungkas Zulmaeta.(*)
kebakaran Pasar Payakumbuh
kebakaran
Payakumbuh
Sumatera Barat
AKBP Ricky Ricardo
Polres Payakumbuh
Polda Riau
AKBP Ungkap Siahaan
Pemko Dirikan Posko Pengaduan Kebakaran Pasar Payakumbuh, Bantuan Sudah Mulai Masuk |
![]() |
---|
Pedagang Pasar Payakumbuh Butuh Tempat Berjualan Baru Pasca Kebakaran Hebat |
![]() |
---|
Dian Pedagang Pasar Payakumbuh Tetap Optimis saat Penjualan Sepi, Kini Tokonya jadi Abu |
![]() |
---|
Cuma Sisa Dinding dan Besi Toko, 21 Tahun Usaha Dian di Pasar Payakumbuh Kini Jadi Abu |
![]() |
---|
21 Tahun Merintis Lenyap Seketika, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh Tak Mampu Tahan Tangis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.