Angin Puting Beliung di Solok
Detik-detik Angin Puting Beliung Terjang Alahan Panjang Solok, Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri
Selain merobohkan tenda pelaminan, angin puting beliung juga merusak lahan pertanian bawang merah milik warga.
Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK – Angin puting beliung menerjang wilayah Jorong Batu Bagiriak, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Kamis (28/8/2025) sore.
Angin puting beliung merupakan udara yang bergerak dengan cepat dan bertekanan tinggi.
Dikutip dari bpbd.sidoarjokab.go.id, angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 60 km/jam.
Angin ini dapat meruntuhkan atau memporak-porandakan bangunan yang di lewatinya.
Baca juga: Daftar 23 Pemain Semen Padang FC yang Dibawa Eduardo Almeida untuk Hadapi Persita Tangerang
Dalam pantauan sebuah video yang beredar, pusaran angin kencang tiba-tiba muncul dan langsung menerbangkan tenda pelaminan yang terpasang untuk acara pesta.
Sejumlah warga tampak panik berusaha menyelamatkan diri.
Selain merobohkan tenda pelaminan, angin puting beliung juga merusak lahan pertanian bawang merah milik warga.
Tanaman yang siap dipanen rusak akibat hempasan angin kencang tersebut.
Baca juga: Inisiatif Tambal Jalan Rusak di Sungai Pua Agam, Warga Sebut Terakhir Kali Diaspal Tahun 2002
Seorang warga yang juga berada di lokasi, Fajri mengatakan peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan membuat masyarakat sekitar kaget.
“Awalnya cuaca terlihat biasa saja, mendung. Tidak lama kemudian muncul pusaran angin yang langsung menghantam tenda pelaminan,” ujar Fajri kepada TribunPadang.com, Jumat (29/8/2025).
Ia menyebut, sebelum kejadian angin puting beliung datang, cuaca bagus seperti biasanya.
"Tidak ada tanda-tanda angin akan kencang. Warga disekitar juga beraktivitas seperti biasanya. Di lokasi kejadian, beberapa orang juga sedang memasang tenda pelaminan," ujarnya.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sumatera Barat 30-31 Agustus 2025 Berpotensi Hujan di Mentawai
Penuturan Fajri, angin puting beliung datang sekitar pukul 17.30 WIB dan berlangsung selama 15 menit.
"Saya sempat melarikan diri ke dalam rumah karena angin sangat kencang. Untuk orang yang ada dalam video saya semuanya bisa melarikan diri," katanya.
Fajri menceritakan, warga yang berada di sekitar lokasi angin puting beliung panik karena angin menyapu yang ada disekitarnya.
| Detik-detik Angin Puting Beliung di Alahan Panjang, Warga Berhamburan Melarikan Diri ke Lokasi Aman |
|
|---|
| Tenda Pesta Terbang Diterjang Angin Puting Beliung di Solok, BMKG Ungkap Ciri-cirinya |
|
|---|
| Angin Puting Beliung Terjang Pesta Pernikahan di Solok: Tenda Pelaminan Terbang, Kebun Rusak |
|
|---|
| 8 Fakta Angin Puting Beliung Terjang Solok: 6 Rumah Rusak Parah, Kebun Tomat Hancur, Warga Mengungsi |
|
|---|
| Puting Beliung Terjang Solok Sumbar, Warga Aia Dingin Butuh Bantuan Bahan Bangunan Mendesak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Angin-puting-beliung-di-Solok-2982025.jpg)