Kabupaten Agam
Inisiatif Tambal Jalan Rusak di Sungai Pua Agam, Warga Sebut Terakhir Kali Diaspal Tahun 2002
Derry mengatakan jalan di Kampuang Limo Jorong pertama kali di aspal pada tahun 2002 yang lalu.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Perbaikan jalan tersebut juga disebutkan dari hasil pemuda, bukan pemerintah.
Baca juga: Persita Tangerang Rindu Kemenangan, Hadapi Semen Padang FC di Kandang Jadi Penentuan
Ketua Pemuda Jorong Limo Kampuang, Defa Afria mengatakan pemuda di daerahnya berinisiatif untuk menambal jalang berlubang dengan cara bakti sosial.
"Kita hari ini bakti sosial, untuk memperbaiki jalan yang berlubang," ungkapnya saat ditemui di Jorong Limo Kampuang, Kamis (28/8/2025) sore.
Kata Defa, aksi tersebut baru dimulai pada Kamis pagi dan masih berlangsung hingga sore hari.
"Baru dimulai hari ini, dari pagi," jelasnya.
Defa menjelaslan, dana dari perbaikan atau penambalan jalan berlubang tersebut, diambil dari sisa uang kegiatan pemuda yang berlebih.
"Kemarin kita mengadakan acara, jadi sisa uangnya kita gunakan untuk menambal jalan yang berlubang," sebutnya.
Saat ditanya apakah ada informasi perbaikan jalan dari pemerintah, Defa mengatakan belum.
"Makanya pemuda berinisiatif memperbaiki jalan lantaran jalan sudah berlubang cukup lama," pungkasnya.
"Saat ini ada 10 lebih titik jalan berlobang, sekarang baru 7 titik yang ditambal," sambungnya.
Ia juga menuturkan, sembari bekerja, pemuda juga meletakan kartus di atas jok motor yang di parkir di pinggir jalan.
Baca juga: Disnakertrans Sumbar dan BPJS Ketenagakerjaan Padang Bersinergi Tingkatkan Coverage Jaminan Sosial

"Jadi dari pengendara ada juga memberi sumbangan, ala kadarnya," terangnya.
Berdasarkan pantauan Tribunpadang.com, saat di sepanjang jalan menurun di Jorong Limo Kampuang terlihat sejumlah masyarakat gotong royong untuk menambal jalan berlubang.
Jalan berlubang di jorong tersebut terdapat di sejumlah lokasi.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Pesta Pernikahan di Solok: Tenda Pelaminan Terbang, Kebun Rusak
Masyarakat terlihat membersihkan rumput yang tumbuh di jalan berlubang tersebut menggunakan adukan semen atau dicabut menggunakan tangan.
Setelah dibersihkan, masyarakat lainnya mengaduk semen dengan tambahan pasir dan juga air.
Lalu, adonan semen tersebut diaplikasikan untuk jalan yang berlubang di sejumlah titik di jorong tersebut.
Habis itu, masyarakat memberi batu ataupun kayu di pinggir jalan berlubang yang sidah ditambal agar diketahui pengendara. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)
Jalan Rusak di Nagari Sungai Pua Agam Ditambal Pemuda Secara Swadaya, Gunakan Dana Sisa Kegiatan |
![]() |
---|
Pembangunan Sumur Bor di PGRM Agam Diizinkan, Donatur Diminta Pastikan Pembebasan Tanah Hibah |
![]() |
---|
Wali Jorong PGRM Agam Kena SP1 dari Camat Akibat Buntut Perobekan Surat Hibah Sumur Bor |
![]() |
---|
Kebutuhan Air Bersih Menipis, Warga PGRM Agam Sangat Berharap Bantuan Sumur Bor dari Donatur |
![]() |
---|
Kronologi Perseteruan Warga dan Wali Jorong PGRM Agam, Dinilai Arogan saat Meminta Masukan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.