Pengamen Meninggal di Padang

Massa Desak RSJ HB Saanin Padang Hadirkan Dokter Amel dan Riska Terkait Kasus Kematian Karim

Massa aksi yang menuntut kasus kematian Karim di RSJ HB Saanin Padang mendesak rumah sakit menghadirkan dokter

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
AKSI PEDULI KARIM - Massa terlihat memaksa masuk ke RSJ HB Saanin Padang saat aksi menuntut kematian Karim, Selasa (12/5/2026). Massa meminta Dokter Amel dan Dokter Riska dihadirkan. 

Salah satu orator mengatakan "Karim datang ke RSJ HB Saanin dalam kondisi sehat, namun kenapa tiba-tiba meninggal dunia".

Orator yang orasi dimulai dari mahasiswa hingga pihak keluarga dari Karim, seperti adiknya bernama Sri Sukma dan sang ayah Rafles.

Dalam orasinya, ayah Karim bernama Rafles menanyakan "Tolong jujur, obat apa yang diberikan kepada anak saya, suntik apa yang diberikan, tolong jujur, kami bukan kedokteran".

"Anak saya bukan ODGJ, anak KTP, anak saya pencinta ulama, dengan Ustad Abdul Somad dekat, tapi kenapa disebut ODGJ," tegasnya.

Sembari berorasi, sang ayah juga menunjukan foto sang anak bertemu Ustad Abdul Somad kepada pihak RSJ HB Saanin yang menyaksikan aksi.

Selain itu, ia juga mengatakan dalam orasinya "Biasanya RSJ HB Saanin tidak ada di demo seperti ini, namun karena anak saya meninggal, dunia akhirat akan saya tuntut, demi Allah saya tidak menerima alasan yang dibuat, jadi tolong jujur," sebutnya.

Baca juga: Pelajar SMA Tewas Tenggelam di Pemandian Lubuk Bonta Padang Pariaman, Jasad Terjepit Celah Batu

AKSI PEDULI KARIM - Massa aksi peduli Karim mulai berdatangan dan berkumpul di depan RSJ HB Saanin Padang, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (12/5/2026) siang. Aksi ini bentuk mencari keadilan atas meninggalnya pengamen Karim.
AKSI PEDULI KARIM - Massa aksi peduli Karim mulai berdatangan dan berkumpul di depan RSJ HB Saanin Padang, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (12/5/2026) siang. Aksi ini bentuk mencari keadilan atas meninggalnya pengamen Karim. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Massa Datang

Massa aksi peduli Karim mulai berdatangan di Rumah Sakit HB Saanin Padang, Selasa (12/5/2026) sekira pukul 14.47 WIB.

Lokasi RSJ ini tepatnya berada di Jalan Raya Ulu Gadut, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Diketahui aksi ini merupakan proses mencari keadilan pasca pengamen Karim meninggal dunia usai diamankan Satpol PP Padang.

Karim meninggal dunia pada 25 Maret 2026 lalu di RSJ HB Saanin Padang. Sedangkan ia diamankan oleh Satpol PP di Pasar Raya pada 23 Maret 2026 lalu.

Massa terlihat datang menggunakan sepeda motor, dan membawa beberapa spanduk serta alat perlengkapan aksi lainnya.

Baca juga: Pemkab Solok Selatan Validasi 4.000 Calon Penerima Bantuan Pasang Baru Listrik agar Tepat Sasaran

Massa terlihat datang menggunakan sd
AKSI PEDULI KARIM - Massa aksi peduli Karim mulai berdatangan dan berkumpul di depan RSJ HB Saanin Padang, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (12/5/2026) siang. Massa terlihat datang menggunakan sepeda motor, dan membawa beberapa spanduk serta alat perlengkapan aksi lainnya.

Usai turun dari motor, massa terlihat membentangkan spanduk di kerikil pinggir jalan di depan RSJ HB Saanin Padang.

Di sisi lain, tepatnya di gerbang RSJ HB Saanin Padang, puluhan personel kepolisian sudah berjaga menyambut massa aksi.

Para personel kepolisian terlihat berbaris rapi, menggunakan seragam biasa warna cokelat dan memakai topi.

Sementara di lokasi, hujan gerimis juga turun. Meski begitu, massa tetap fokus menggelar aksi  untuk mencari keadilan atas meninggalnya Karim.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved