Banjir di Padang

Penghuni Huntara di Batu Busuak Padang Adakan 'Mandoa', Berharap Diberi Keselamatan

Mandoa bertujuan memanjatkan doa selamat dari banjir dan untuk hunian sementara yang baru mereka tempati

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
MASAK- Penghuni huntara di Batu Busuk memasak gulai nangka di hunian sementara, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (21/12/2025). Warga masak bersama untuk kegiatan 'mandoa', agar dihindarkan dari musibah bencana. 

"Sedangkan dukanya, tak ada yang seenak di rumah sendiri. Namun kebutuhan di sini lengkap, tidak kekurangan," tambahnya.

Sama halnya dengan Wati, Asna juga mengungkapkan hal yang sama. 

Ia sudah tinggal di sana selama 20 hari pasca bencana.

Baca juga: Arus Sungai Batu Busuak Padang Angkut Batu Besar & Kayu, Bahu Jalan Terban, Warga Cemas Galodo Lagi

Meski begitu, ia merasa senang dan nyaman tinggal di huntara, karena bisa bersama-sama dengan keluarga serts masyarakat lainnya.

"Senang, kadang masak bersama, bercerita bersama. Di sini juga bisa ke ladang, lokasinya di samping ini," pungkasnya.

Berharap ada Bangunan Permanen

Meski nyaman tinggal di huntara, ia berharap bisa mendapatkan hunian tetap oleh pemerintah.

"Tentunya ingin berharap adanya rumah tetap, ngak mungkin tinggal di sini selamanya," tuturnya..

Sementara itu, pantauan TribunPadang.com di lapangan sekira pukul 16:01 WIB, masyarakat yang menghuni huntara tampak memasak dan ada yang duduk-duduk bersama.

Mereka menyambut TribunPadang.com dengan ramah dan mempersilahkan memasuki huntara.

Sembari menyiapkan makanan, mereka juga terbuka saat dimintai keterangan, mulai dari Endra Wati, Asna dan masyarakat lainnya.

Anak-anak di sana juga terlihat bahagia, meski di tengah kondisi bencana, mereka terlihat bermain mobil-mobilan bersama teman sepantarannya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved