Kebakaran di Padang

Dua Rumah Hangus Terbakar di Koto Panjang Padang, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memperkirakan kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp800 juta.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Damkar Kota Padang
KEBAKARAN BANGUNAN- Kebakaran melanda dua unit rumah di Perumahan Puskud, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (3/6/2026) malam. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan enam armada dan 70 personel untuk menjinakkan kobaran api yang menghanguskan bangunan serta menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta. 

Ringkasan Berita:
  • Dua unit rumah dilaporkan di Koto Tangah, Padang.
  • Akibat kejadian tersebut tiga orang penghuni terpaksa mengungsi.
  • Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada dengan kekuatan sekitar 70 personel.
  • Kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp800 juta.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan Puskud, RT 002/RW 005, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (3/6/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.13 WIB itu menyebabkan dua rumah mengalami kerusakan berat dan tiga orang penghuni terpaksa mengungsi.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana (Kabid Ops dan Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.13 WIB.

"Setelah menerima laporan, satu menit kemudian petugas langsung bergerak ke lokasi. Armada tiba di tempat kejadian sekitar pukul 19.20 WIB dan proses pemadaman serta pendinginan selesai pada pukul 20.20 WIB," ujar Rinaldi melalui keterangan resminya.

Baca juga: Pocong Jadi-jadian Resahkan Warga di Kuranji, Aktivitas Ronda Kembali Diaktifkan untuk Antisipasi

Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Netti Yarni (61), warga setempat.

Saat itu saksi melihat kobaran api sudah membesar dari arah dapur salah satu rumah yang terbakar.

"Melihat api sudah membesar, saksi segera melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan," katanya.

Rinaldi menjelaskan, objek yang terbakar merupakan dua unit rumah milik Linda (56), seorang karyawan swasta, dan Khairul Khali (41), seorang dosen.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 500 meter persegi area bangunan terdampak. Sementara itu, sebanyak tiga penghuni dari dua kepala keluarga harus mengungsi untuk sementara waktu.

Baca juga: Imbas Peluru Nyasar di UNP, Halaman Rektorat Mendadak Sepi, Mahasiswa Mengaku Takut dan Trauma

"Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang," ungkapnya.

Dalam proses penanganan, Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada dengan kekuatan sekitar 70 personel.

Petugas menghadapi tantangan berupa akses jalan yang sempit serta kondisi perumahan yang ramai oleh warga yang menyaksikan proses pemadaman.

Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

"Potensi bangunan yang terancam mencapai 15 unit rumah. Berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya," jelas Rinaldi.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memperkirakan kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp800 juta.

Baca juga: Usai Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Orang di UNP, Tim Gabungan TNI dan Polri Gelar Olah TKP

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved