Peluru Nyasar
Peluru Nyasar di Kampus UNP Masih Diselidiki, Kodam XX/TIB Tunggu Hasil Uji Balistik Proyektil
Dalam kesempatan itu, Taufiq menegaskan Kodam XX/TIB bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban selama proses penyelidikan berlangsung.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update peluru nyasar yang melukai dua orang di dalam kawasan kampus UNP.
- Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) terus melakukan investigasi.
- Kodam XX/TIB juga memprioritaskan penanganan korban.
- Proyektil yang telah diamankan saat ini menjadi barang bukti penting dalam proses investigasi.
- Kodam XX/TIB bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban selama proses penyelidikan berlangsung.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) terus melakukan investigasi terkait insiden peluru nyasar yang mengakibatkan dua warga menjadi korban di kawasan Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026) sore.
Hingga saat ini, tim investigasi masih mendalami berbagai fakta di lapangan, termasuk menunggu hasil uji balistik terhadap proyektil yang berhasil dikeluarkan dari tubuh salah seorang korban.
Kapendam XX/TIB, Letnan Kolonel Kav Taufiq, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima informasi adanya warga yang terkena peluru nyasar.
"Kami sudah mendapat informasi bahwa ada saudara kita yang terkena peluru nyasar. Kami dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan investigasi untuk mendapatkan kronologis yang lengkap dan mengetahui bagaimana peristiwa itu bisa terjadi," ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Selain melakukan penyelidikan, Kodam XX/TIB juga memprioritaskan penanganan korban. Menurutnya, keselamatan korban menjadi fokus utama sejak awal kejadian.
Baca juga: Imbas Peluru Nyasar di UNP, Halaman Rektorat Mendadak Sepi, Mahasiswa Mengaku Takut dan Trauma
Ia menjelaskan, pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB, tim medis berhasil mengeluarkan proyektil dari paha kiri salah seorang korban melalui tindakan operasi.
"Alhamdulillah proses operasi pengeluaran proyektil berhasil dilaksanakan. Saat ini korban yang terkena peluru nyasar sudah dalam kondisi stabil, sudah bisa diajak berbicara dan sudah berkumpul dengan keluarga. Harapan kami proses pemulihannya berjalan cepat," katanya.
Tunggu Hasil Uji Balistik
Taufiq mengungkapkan, proyektil yang telah diamankan saat ini menjadi barang bukti penting dalam proses investigasi.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan asal-usul peluru tersebut karena masih menunggu hasil pemeriksaan balistik.
"Kami memang sudah mendapatkan satu proyektil yang berada di paha kiri korban dan sudah berhasil dikeluarkan. Namun proyektil ini masih perlu dilakukan uji balistik yang tentunya membutuhkan waktu," jelasnya.
Menurut dia, jarak antara lokasi ditemukannya korban dengan lokasi latihan militer yang berlangsung pada waktu yang hampir bersamaan tergolong cukup jauh. Karena itu, sejumlah kemungkinan masih terus didalami.
Baca juga: Detik-detik Peluru Nyasar di UNP, Siti Saksikan Korban Bersimbah Darah dan Terjadi Kepanikan Massal
"Dari lokasi kejadian dengan tempat pelaksanaan latihan cukup jauh. Jadi kami masih membutuhkan waktu untuk memastikan apakah proyektil tersebut berasal dari tempat latihan yang dilaksanakan kemarin sore atau dari sumber lain. Saat ini masih dilakukan pendalaman," ujarnya.
Ia menambahkan, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan agar hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan fakta di lapangan.
"Kami mohon kepada semua pihak untuk bersabar. Investigasi akan kami lakukan secara menyeluruh dan transparan. Apa yang kami lakukan murni untuk mencari kebenaran," katanya.
Kodam Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Dalam kesempatan itu, Taufiq menegaskan Kodam XX/TIB bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban selama proses penyelidikan berlangsung.
peluru nyasar UNP
Peluru nyasar
peluru nyasar depan Rektorat UNP
Multiangle
Universitas Negeri Padang
Kampus UNP
Kota Padang
Kodam Tuanku Imam Bonjol
Letkol Kav Taufiq
| Imbas Peluru Nyasar di UNP, Halaman Rektorat Mendadak Sepi, Mahasiswa Mengaku Takut dan Trauma |
|
|---|
| Detik-detik Peluru Nyasar di UNP, Siti Saksikan Korban Bersimbah Darah dan Terjadi Kepanikan Massal |
|
|---|
| Usai Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Orang di UNP, Tim Gabungan TNI dan Polri Gelar Olah TKP |
|
|---|
| UPDATE Peluru Nyasar di UNP, Mahasiswi Sosiologi Masih Dirawat, Kampus Koordinasi dengan Pangdam |
|
|---|
| Peluru Nyasar di UNP Diduga Berasal dari Senjata Laras Panjang TNI dengan Jarak 800 Meter |
|
|---|