Peluru Nyasar

Imbas Peluru Nyasar di UNP, Halaman Rektorat Mendadak Sepi, Mahasiswa Mengaku Takut dan Trauma

Menurut Tania, penurunan jumlah mahasiswa yang beraktivitas di luar ruangan ini dipicu oleh kecemasan kolektif yang sedang melanda kampus.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar

Ringkasan Berita:
  • Update peluru nyasar yang melukai dua orang di kampus UNP.
  • Halaman Gedung Rektorat UNP mendadak sepi dan lengang.
  • Mahasiswa khawatir kejadian yang sama terulang kembali.
  • Mahasiswa UNP bernama Siti, mengaku masih dibayangi rasa trauma dan cemas yang mendalam jika harus berlama-lama di halaman rektorat.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebuah insiden mengerikan yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) menyisakan cerita mencekam dari para mahasiswa yang berada di lokasi kejadian.

Peristiwa peluru nyasar yang tiba-tiba datang tersebut seketika mengubah suasana sore yang tenang menjadi penuh kepanikan massal.

Detik-detik menegangkan itu disaksikan langsung oleh sejumlah mahasiswa yang saat itu tengah beraktivitas di halaman Gedung Rektorat UNP.

Akibatnya, beberapa mahasiswa masih merasa khawatir atas insiden tersebut.

Diketahui bahwa, insiden peluru nyasar misterius yang melukai dua orang di halaman gedung Rektorat UNP pada Selasa kemarin, menyisakan ketakutan massal di kalangan mahasiswa.

Ruang terbuka yang biasanya ramai dipadati mahasiswa untuk berdiskusi dan berfoto usai seminar proposal, mendadak lengang drastis akibat kekhawatiran kolektif bahwa peristiwa mengerikan tersebut bisa saja terulang kembali.

Baca juga: Detik-detik Peluru Nyasar di UNP, Siti Saksikan Korban Bersimbah Darah dan Terjadi Kepanikan Massal

Najla, seorang mahasiswa UNP, mengekspresikan kekhawatirannya bahwa peristiwa mengerikan seperti ini bisa saja terulang kembali di masa depan.

Rasa takut ini dinilai sangat beralasan mengingat halaman Gedung Rektorat merupakan salah satu pusat aktivitas ruang terbuka bagi para mahasiswa.

"Soalnya halaman rektorat ini sering sekali dikunjungi oleh mahasiswa, baik untuk sekadar diskusi kelompok, nongkrong, maupun berfoto-foto," kata Najla.

Halaman ini juga biasanya menjadi spot favorit bagi mahasiswa yang baru saja menyelesaikan ujian Seminar Proposal (Sempro) maupun sidang komprehensif.

Ketakutan yang melanda civitas akademika ini pun berdampak langsung pada dinamika dan aktivitas harian di lingkungan kampus UNP.

Seorang mahasiswa lainnya bernama Tania, menyebutkan bahwa insiden peluru nyasar ini sukses membuat atmosfer halaman rektorat berubah drastis menjadi agak sepi.

Baca juga: Usai Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Orang di UNP, Tim Gabungan TNI dan Polri Gelar Olah TKP

Kondisi ini sangat berbanding terbalik jika dibandingkan dengan hari-hari biasa sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

Menurut Tania, penurunan jumlah mahasiswa yang beraktivitas di luar ruangan ini dipicu oleh kecemasan kolektif yang sedang melanda kampus.

"Mungkin karena kejadian kemarin, lalu banyak mahasiswa yang takut keluar dan khawatir menjadi korban peluru nyasar berikutnya," pungkas Tania.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved