Peluru Nyasar

Imbas Peluru Nyasar di UNP, Halaman Rektorat Mendadak Sepi, Mahasiswa Mengaku Takut dan Trauma

Menurut Tania, penurunan jumlah mahasiswa yang beraktivitas di luar ruangan ini dipicu oleh kecemasan kolektif yang sedang melanda kampus.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar

Melihat ada korban yang bersimbah darah akibat hantaman peluru, para mahasiswa yang ada di lokasi langsung diselimuti rasa takut.

Suasana yang awalnya rileks untuk berdiskusi kelompok mendadak berubah drastis menjadi riuh dan menegangkan.

Banyak mahasiswa yang kebingungan dan berhamburan mencari tempat aman karena takut.

Kesaksian serupa juga disampaikan oleh Fara, rekan kuliah Siti yang juga berada di lokasi yang sama saat insiden berdarah itu pecah.

Fara menuturkan bahwa kondisi luka tembak yang diderita oleh korban laki-laki tersebut memang cukup parah.

Baca juga: Kuasa Hukum Wanda Kecewa Vonis Mati: Kalau Fakta Persidangan Dikesampingkan, Untuk Apa Ada Sidang

Ia melihat sendiri bagaimana darah terus mengucur deras dari area tangan korban yang terkena peluru nyasar misterius itu.

"Saat itu saya sudah melihat sendiri kondisi darah dari tangan cowok yang kena tembak tersebut," kata Fara dengan raut wajah ngeri.

Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis secepatnya, pihak di lokasi segera bergegas mencari bantuan.

Tidak lama kemudian, sebuah mobil ambulans datang membelah kepanikan mahasiswa di halaman rektorat untuk mengevakuasi korban.

Mahasiswa yang terluka parah di tangannya itu langsung digotong masuk ke dalam mobil ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Setelah itu, korban langsung dibawa dengan ambulans untuk mendapatkan perawatan," pungkas Fara.

Diduga Berasal dari Lapangan Latihan Tembak TNI Kawasan Lapai

PELURU NYASAR -  Kasus peluru nyasar UNP diduga berasal dari latihan tembak menggunakan senjata laras panjang milik personel TNI yang berlangsung sekitar 800 meter dari Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026).
PELURU NYASAR - Kasus peluru nyasar UNP diduga berasal dari latihan tembak menggunakan senjata laras panjang milik personel TNI yang berlangsung sekitar 800 meter dari Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026). (TribunPadang.com/Ist)

Kapendam I/Bukit Barisan, Letkol Kav Taufiq, membenarkan adanya insiden dugaan peluru nyasar yang mengakibatkan dua orang terluka di kawasan Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026).

Meski demikian, pihaknya masih melakukan investigasi untuk memastikan asal peluru yang mengenai kedua korban tersebut.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa peluru diduga berasal dari lokasi latihan tembak TNI di Kelurahan Lapai yang berjarak sekitar 800 meter dari Kampus Induk UNP Air Tawar.

"Memang benar ada kejadian atau insiden yang menyebabkan dua saudara kita terkena peluru nyasar. Namun, belum bisa dipastikan apakah peluru tersebut berasal dari anggota Kodam yang sedang melaksanakan latihan atau bukan," kata Letkol Kav Taufiq kepada wartawan, Selasa (2/6/2026) malam.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved