Banjir di Padang

Penghuni Huntara di Batu Busuak Padang Adakan 'Mandoa', Berharap Diberi Keselamatan

Mandoa bertujuan memanjatkan doa selamat dari banjir dan untuk hunian sementara yang baru mereka tempati

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
MASAK- Penghuni huntara di Batu Busuk memasak gulai nangka di hunian sementara, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (21/12/2025). Warga masak bersama untuk kegiatan 'mandoa', agar dihindarkan dari musibah bencana. 

Walau sederhana, huntara ini jauh lebih layak ditinggali dari tenda pengungsian

Sampai sekarang, total yang tinggal di huntara tersebut berjumlah 10 kartu keluarga.

Lokasinya hanya beberapa meter dari aliran banjir bandang, di Kapalo Koto, namun lebih aman dengan posisi mengarah ke arah perbukitan.

Untuk menuju ke lokasi huntara, bisa mengikuti jalan kecil beraspal sebelum jembatan antara perbatasan Kelurahan Kapalo Koto dengan Kelurahan Lambung Bukit di kawasan Batu Busuak.

Setelah SMPN 44 Padang, sekitar setengah kilo ke depan, terdapat jalan di sebelah kanan.

Dari simpang jalan tersebut, sekitar 3 menit sudah sampai di lokasi huntara.

Posisinya berada di sebelah kiri, dari jalan tampak bangunan huntara. Posisinya menurun, hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Salah satu warga yang tinggal di sana bernama Endra Wati mengatakan sudah tinggal di sana seminggu setelah banjir bandang pada Kamis (27/11/2025) lalu.

"Sudah tinggal di sini semingggu setelah bencana," ungkapnya saat ditemui di dalam huntara, Minggu (21/12/2025).

Ia menjelaskan, dua huntara yang dibangun terdapat sebanyak 10 kamar, dengan lima kamar masing-masing.

"Ada 10 kartu keluarga juga yang tinggal di sini, dan ada 10 kamar," jelasnya.

Baca juga: Debit Air Sungai Naik Lagi, Jembatan Batu Busuak Padang Ditutup, Warga Pasang Kayu Penghalang

"Kalau jiwanya, sekitar 40 orang," sambugnya.

Rasakan Kebersamaan di Huntara

KEBERSAMAAN DI HUNTARA- Suasana di hunian sementara (huntara) Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (21/12/2025). Warga menyebut sebanyak 10 kepala keluarga sudah tinggal di dua bangunan huntara, Kapalo Koto, Kota Padang.
KEBERSAMAAN DI HUNTARA- Suasana di hunian sementara (huntara) Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (21/12/2025). Warga menyebut sebanyak 10 kepala keluarga sudah tinggal di dua bangunan huntara, Kapalo Koto, Kota Padang. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Endra Wati mengaku di huntara ia bisa merasakan kebersamaan dengan warga atau korban bencana lainnya.

Mulai dari tidur, makan, berkegiatan dan hal lainnya secara bersama.

"Di sini lain juga enaknya, makan sama-sama dan tidur sama-sama," ujarnya sembari tersenyum.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved