Vaksinasi Covid-19 di Sumbar Peringkat 9 Terbawah, Padang Panjang Tertinggi dan Agam Terendah
Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menempati urutan ke 9 dari belakang, yang awalnya menempati posisi ke 2 dari bawah dalam hal capaian vaksinasi.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menempati urutan ke 9 dari belakang, yang awalnya menempati posisi ke 2 dari bawah dalam hal capaian vaksinasi.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar mencatat capaian vaksinasi hingga 1 November 2021 untuk dosis pertama sebesar 36,90 persen dan dosis kedua 9,95 persen.
Baca juga: Pengunjung Mifan Waterpark Divaksinasi, Difasilitasi Polres Padang Panjang dan Nakes Puskesmas
Baca juga: Persentase Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Sumbar, Kabupaten Agam Terbawah 20,87 Persen
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan dari 19 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, yang sudah mencapai target 70 persen yaitu Kota Padang Panjang 78,23 persen, sedangkan menempati posisi terakhir yaitu Kabupaten Agam sebesar 21,21 persen.
"Berbagai upaya percepatan yang sudah dilakukan yaitu pelaksanaan vaksinasi terpusat dengan melibatkan berbagai pihak," kata Mahyeldi, Selasa (2/11/2021).
Baca juga: Arry Yuswandi Klaim Capaian Vaksinasi di Sumbar Naik Peringkat, Sembilan Terbawah se-Indonesia
Baca juga: Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama Sosialisasikan Pentingnya Vaksinasi, Penggunaan Alkes dan PKRT
Ia menjelaskan, pada 30 Oktober diadakan Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) dengan target 100.000 dosis. Hingga kini sudah tercapai 105.367 dosis.
Di samping itu diadakan central vaksinasi di Kabupaten/Kota oleh berbagai pihak seperti IDI, IDAI, Binda, Partai, Universitas, IKA Unand, dan lain-lain.
Baca juga: Warga Kota Solok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19, Sediakan Sepeda Motor sebagai Doorprize
Baca juga: Capaian Vaksinasi di Lima Daerah Sumbar Masih Rendah, Pemda Siapkan Strategi Khusus
Kemudian petugas pelaksana vaksinasi di lapangan, sudah dilakukan pelatihan vaksinator sebanyak 2.523 petugas yang tersebar di semua Kabupaten/kota.
"Kondisi vaksin di lapangan, jumlahnya sangat cukup, dimana jumlah vaksin yang ada sebagai buffer stock di Dinas Kesehatan Provinsi sebanyak 206.084 dan di Kabupaten/Kota sebanyak 220.415 dosis," ungkap Mahyeldi.
Baca juga: Gebyar Vaksinasi di GOR H Agus Salim Padang, Ada Peppy dan Bemby Putuanda, yang Menghibur Pengunjung
Baca juga: Polantas Iptu Naik Pangkat Jadi AKP Anumerta, Kecelakaan dengan Truk saat Kawal Supervisi Vaksinasi
Selain itu vaksin akan terus dikirim oleh Bio farma tergantung dari jumlah laju vaksinasi yang Sumbar lakukan.
Jenis vaksin yang digunakan Sinovac, Astra Zeneca, Moderna, Coronavac, dan Sinopharm.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menambahkan berbagai upaya dan terobosan telah dilakukan oleh Gubernur beserta Kapolda dan Danrem serta stakeholders lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap arti pentingnya vaksin Covid-19.
Baca juga: Polantas Iptu Naik Pangkat Jadi AKP Anumerta, Kecelakaan dengan Truk saat Kawal Supervisi Vaksinasi
Baca juga: Gebyar Pahlawan Vaksinasi Sumatera Barat, Sadar Vaksin di Wilayah Kota Bukittinggi, dan Agam Timur
Saat ini, lanjutnya, gelaran kegiatan Sumbar Sadar Vaksin juga telah mengilustrasikan betapa masyarakat Sumatera Barat antusias untuk divaksin dan menyatakan bahwa vaksin adalah suatu kebutuhan di tengah pandemni Covid-19 ini.
Konstelasi ini, kata dia, menggambarkan tidak ada kendala apapun terkait vaksinasi, baik kendala struktural maupun kultural.
Baca juga: Covid-19 Melandai, Forkopimda Sumbar Atur Strategi Percepat Vaksinasi
Baca juga: Wali kota Hendri Septa Launching, dan Tinjau Vaksinasi Mobile di Pasar Tanah Kongsi Kota Padang
Faktanya, semua proses vaksinasi berjalan sebagaimana mestinya dan Provinsi Sumbar tidak lagi terendah dalam capaian vaksinasinya.
"Kunci utama yg menjadi faktor penentu adalah sinerginya seluruh Forkopimda beserta komponen masyarakat lainnya," tukas Teddy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/konferensi-pers-gubernur-sumbar-dan-forkopimda.jpg)