Breaking News:

PPKM Darurat

Sumbar Ditegur Mendagri karena Pencairan Insentif Nakes Masih Rendah, Wagub Audy: Sudah Clear

Pemerintah daerah Sumatera Barat atau Sumbar masuk dalam 19 provinsi yang ditegur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Wagub Sumbar Audy Joinaldy saat ditemui, Selasa (6/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah daerah Sumatera Barat atau Sumbar masuk dalam 19 provinsi yang ditegur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Pasalnya, realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19 masih rendah termasuk insentif terhadap tenaga kesehatan (nakes).

Hal itu ditanggapi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy menjawab pertanyaan wartawan di Padang, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, teguran itu tidak hanya Sumbar yang diminta untuk mempercepat realisasi insentif bagi nakes.

"Kalau ada banyak provinsi artinya bukan salah satu doang. Jadi ada banyak, aliran informasi sih kayaknya," kata Audy, Senin.

Audy menyatakan, pihaknya sudah mengonfirmasi terkait pencairan dana itu kepada Badan Pendapatan Daerah Sumbar.

Intinya, kata dia, memang ada peralihan, yang seharusnya tadi ditanggung oleh pusat, kemudian dialihkan ke daerah. 

"Kan ada 19 provinsi, artinya itu banyak lebih dari setengah, lebih dari 50 persen provinsi di Indonesia mengalami kejadian yang sama dengan Sumbar. Nothing spesial sih menurut saya, sudah clear," ucap Audy.

Selanjutnya, Wagub Audy mengatakan bahwa insentif itu akan segera dibayarkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved