Breaking News:

Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami di Sumbar, Masyarakat Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan soal potensi gempa hingga magnitudo 8,9 di zona Megathrust Mentawai.

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (baju orange) tengah melihat seawall yang dibangun di Tugu Perdamaian Kota Padang, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan soal potensi gempa hingga magnitudo 8,9 di zona Megathrust Mentawai.

Menurutnya gempa besar dan tsunami masih mengancam Sumatera Barat.

"Ini potensi. Kita sudah lihat aceh. Gempa dan tsunami yang terjadi di Aceh 26 Desember 2004 lalu ternyata bukanlah yang pertama."

"Telah terjadi berkali-kali gempa dan tsunami seperti yang terjadi pada 26 Desember 2004."

Baca juga: Dua Alasan Kepala BNPB Doni Monardo ke Sumbar, Ungkap soal Ancaman Gempa dan Tsunami

Baca juga: Rilis BNPB: 41 Orang Meninggal, 7 Orang Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Adonara Flores Timur

Baca juga: Lapas Padang Belum Punya Shelter Meski Ada 1.000 Warga Binaan, BPBD akan Surati BNPB

"Demikian juga di wilayah Pesisir Pantai Barat Sumatera Barat, jadi pertemuan subduksi di wilayah Selatan atau sebelah Barat Mentawai ini masih memiliki potensi dan energi yang belum lepas, di Nias sudah pernah lepas," ungkap Doni Monardo saat mengunjungi seawall yang dibangun di Tugu Merpati Perdamaian, Kamis (15/4/2021).

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini juga menambahkan, antara Mentawai hingga Enggano Bengkulu masih memiliki potensi terjadinya gempa dan tsunami.

Menurutnya, mitigasi merupakan satu dari banyak cara yang terbaik. Meski begitu masyarakat harus terus meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca juga: Doni Monardo Resmikan Ruang Bernadus Wisnu Widjaja, Jadi Nama Ruangan di BNPB

Baca juga: BNPB Melaporkan Hingga Hari Ini Minggu (17/1/2021), Korban Gempa Sulbar 56 Meninggal & 826 Luka-luka

Baca juga: BNPB Rekomendasikan Sejumlah Strategi Hadapi Fenomena La Nina, Antisipasi Peristiwa Ekstrem

"Kita tidak boleh panik, harus tetap tenang karena ini adalah peristiwa alam, gempa dan tsunami pasti akan terjadi sebagaimana yang saya katakan tadi di Aceh, tapi kapan waktunya tidak ada satupun yang bisa menentukan," terang Doni.

Oleh karena itu, harus ada persiapan diri. Masyarakat sudah terbiasa terutama di wilayah Padang untuk berlatih. 

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved