Breaking News:

Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami di Sumbar, Masyarakat Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan soal potensi gempa hingga magnitudo 8,9 di zona Megathrust Mentawai.

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (baju orange) tengah melihat seawall yang dibangun di Tugu Perdamaian Kota Padang, Kamis (15/4/2021). 

Kata dia, pelatihan-pelatihan tidak boleh berhenti. Selain itu, kesiapsiagaan juga harus selalu dilakukan.

Baca juga: BNPB Pusat Distribusikan APD Gunakan Helikopter, Penanganan Percepatan Covid-19 di Pesisir Selatan

Baca juga: 3 Korban Kapal Tenggelam di Padang Belum Ditemukan, Helikopter BNPB Dikerahkan

Baca juga: Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Terima Bantuan 5.000 APD Melalui BNPB Pusat

"26 April 2021 mendatang adalah hari kesiapsiagaan bencana. Kita berharap warga Sumbar terutama di tempat-tempat yang relatif padat penduduk di wilayah pesisir pantai harus mau berlatih," harap Doni.

Kemudian pada malam hari, lanjutnya, teknologi  tidak bisa sepenuhnya menjamin memberikan informasi kepada masyarakat. Maka, cara tradisional harus dilakukan.

Dia mencontohkan menempatkan kaleng-kaleng bekas di dekat tempat istirahat atau tempat tidur.

"Ketika ada gempa, kalengnya jatuh, itu peringatan kita untuk mengambil langkah-langkah yang bisa dilakukan," tutur Doni.

Baca juga: Respon Wagub Sumbar Nasrul Abit Saat BNPB Minta Pemda Kaji Penyebab Banjir Bandang Malalo 

Baca juga: BNPB Datangi Lokasi Banjir Bandang Tanah Datar, Serahkan Bantuan Rp 250 Juta Dana Siap Pakai

Baca juga: POPULER - Prakiraan Cuaca BMKG Rabu (25/12/2019)| Kepala BNPB Doni Monardo Sebut Kearifan Lokal

Jika tidak ada shelter di pinggir pantai, tambah Doni, maka harus ada solusi mencari bangunan yang lebih tinggi atau pepohonan yang ada di sekitar rumah.

"Kita pernah punya pengalaman, banyak yang bisa diselamatkan karena memanjat pohon," imbuh Doni.

Doni mengimbau masyarakat Sumbar bersahabat dengan alam serta menjaga lingkungan. 

Sebab, pada saatnya nanti ketika terjadi bencana alamlah yang bisa menyelamatkan.

Doni juga menilai kesiapsiagaan Sumbar sudah baik, tetapi masih perlu diingatkan. 

Latihan-latihan yang berhubungan dengan kesiapsiagaan kebencanaan harus dilaksanakan.

"Ini tidak boleh kendor. Rutinitas ini harus selalu dilakukan dengan melibatkan warga dan pejabat," tutupnya. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved