Breaking News:

Banjir Bandang Tanah Datar

Respon Wagub Sumbar Nasrul Abit Saat BNPB Minta Pemda Kaji Penyebab Banjir Bandang Malalo 

Perlu kajian dan penelitian apa penyebabnya, kita tidak bisa menduga-duga. Nanti ada yang salah

TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Kondisi rumah warga yang tertutup lumpur dan kayu di Malalo, Tanah Datar setelah banjir bandang menerjang Jumat (17/1/2020) subuh 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Selain memberi bantuan, BNPB juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mengkaji penyebab banjir bandang yang terjadi di Jorong Tanjuang Sawah Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (16/1/2020) dinihari.

"Perlu kajian dan penelitian apa penyebabnya, kita tidak bisa menduga-duga. Nanti ada yang salah," kata Direktur Mitigasi BNPB Medi Herlianto saat berkunjung ke Nagari Padang Laweh Malalo, Sabtu (17/1/2020).

Untuk sementara, pihaknya mendapatkan informasi, banjir bandang terjadi karena adanya genangan air dan sebagainya.

"Biar pakar saja yang akan meneliti. Mereka sangat paham tentang itu," ujar Medi Herlianto.

BNPB Datangi Lokasi Banjir Bandang Tanah Datar, Serahkan Bantuan Rp 250 Juta Dana Siap Pakai

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nagari di Tanah Datar, Berawal dari Hujan Deras Malam Jumat

Kata dia, setelah dilakukan kajian, hasilnya akan disampaikan kepada Pemda setempat sehingga akan ada upaya selanjutnya, seperti mitigasi dan lainnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menduga banjir bandang terjadi karena ada cekungan-cekungan yang menyimpan air.

Karena debit air sangat tinggi di lokasi itu, sehingga terjadi banjir dan membawa semua bebatuan serta menimpa rumah masyarakat.

Terkait kajian penyebab banjir bandang yang diusulkan BNPB, pihaknya akan merespon dengan meminta Pemkab Tanah Datar bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Sumbar.

UPDATE Banjir Bandang Tanah Datar, 3 Sapi 6 Kambing hingga 10 Karung Padi Siap Panen Hanyut

BREAKING NEWS: Banjir Bandang Terjang Nagari di Tanah Datar, Hanyutkan Motor dan Rusak Rumah

"Perlu dilakukan kajian dengan melibatkan perguruan tinggi, agar diketahui secara teknis apa penyebabnya. Bukan hanya di Tanah Datar saja, tetapi juga seluruh kabupaten dan kota yang punya potensi yang sama," terang Nasrul Abit.

Nasrul Abit menyampaikan, untuk bantuan yang telah disalurkan diharapkan sampai kepada yang berhak menerima.

Karena di lokasi banjir masih rawan, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

Jika ada hal-hal yang mencurigakan akan terjadinya bencana, dia meminta warga segera mengungsi.

"Saya berharap banjir ini segera bisa diatasi. Alat sudah berkerja, mudah-mudahan sungai bisa dialihkan dan jembatan segera diperbaiki," harap Nasrul Abit. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved