BPS Catat 178 Ribu Lebih Orang di Sumbar Masih Menganggur

Bila Februari 2025 tingkat pengangguran terbuka berada di level 5,69 persen, maka Februari 2026 turun menjadi 5,51 persen.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
BPS-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, dalam rilis resmi di Padang, Selasa (5/5/2026). Saat ini tersisa sekitar 178 ribu lebih penduduk yang belum terserap lapangan kerja. 

Secara jangka panjang, hal ini berpotensi meningkatkan angka beban ketergantungan jika tidak dikelola dengan kebijakan yang tepat.

Nurul menekankan pentingnya kontrol terhadap tingkat kelahiran agar pertumbuhan penduduk tetap seimbang. Selain itu, disparitas angka kematian penduduk usia dini antarwilayah juga masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang inklusif dan merata.

Terkait distribusi penduduk, BPS mencatat adanya pola migrasi keluar yang cukup tinggi, terutama dari wilayah perkotaan dibandingkan wilayah kabupaten. 

Hal ini memerlukan strategi redistribusi penduduk melalui pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat kabupaten untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi beban kota.

Di sektor lapangan usaha spesifik, meskipun pertanian tumbuh, sektor perdagangan justru mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja sebesar 2,49 persen poin. 

Hal ini diduga berkaitan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat atau efisiensi yang dilakukan oleh pelaku usaha perdagangan besar dan eceran di Sumatera Barat.

Sebagai penutup rilisnya, Nurul Hasanudin mengingatkan bahwa meskipun indikator makro ketenagakerjaan menunjukkan perbaikan, kualitas pekerjaan tetap harus menjadi fokus utama. 

Peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pendidikan vokasi dan penguatan sektor formal diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi Sumatera Barat di masa depan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved