Ibadah Haji 2026

Update Embarkasi Padang: 3.913 Jemaah Haji Berangkat, Dua Orang Wafat di Madinah

Hingga keberangkatan Kloter 10, total sebanyak 3.913 jemaah dan petugas telah terbang menuju Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Tayang:
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PELEPASANA JEMAAH HAJI- Suasana pelepasan calon jemaah haji (CJH) kloter pertama Sumatera Barat di sebuah aula di Kota Padang, Kamis (23/4/2026). Hingga keberangkatan Kloter 10, total sebanyak 3.913 jemaah dan petugas telah terbang menuju Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Haji Embarkasi Padang sudah terbangkan 3.913 jemaah hingga Kloter 10
  • Kloter 10 berangkat dari BIM ke Madinah, 393 jemaah ikut terbang
  • Jemaah lansia capai 90 orang, tertua 84 tahun, termuda 17 tahun
  • Dua jemaah wafat di Madinah, dimakamkan di Baqi
  • Layanan OSS diterapkan, petugas datangi jemaah sejak di asrama

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Embarkasi Padang kembali memberangkatkan ratusan jemaah ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Hingga keberangkatan Kloter 10, total sebanyak 3.913 jemaah dan petugas telah terbang menuju Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam Kloter 10 asal Pasaman dan Pasaman Barat memulai perjalanan ibadah haji 2026 pada Senin (4/5/2026) malam.

Kakanwil Kemenhaj, M. Rifki menjelaskan bahwa dalam rombongan ini terdapat 90 jemaah lanjut usia (lansia) yang mendapatkan pengawalan khusus.

"Jemaah tertua Animar Alwi Ahmad berusia 84 tahun dan jemaah termuda Muhammad Yazid Jaerza sebagai termuda berusia 17 tahun keduanya berasal dari Pasaman Barat," ujar Rifki dicuplik laman resmi.

M. Rifki menjelaskan, 393 jemaah kloter 10 ini berasal dari Kabupaten Pasaman Barat 194 orang dan Pasaman 193 orang didampingi 4 perugas kloter dan 2 Petugas Haji Daerah. Tercatat 90 orang jemaah lanjut usia.

Baca juga: 3,06 Juta Orang di Sumbar Sudah Bekerja, BPS Ungkap Sektor Informal Masih Mendominasi

Rifki menegaskan, penyelenggaraan haji tahun ini terus mengedepankan layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan melalui skema One Stop Service (OSS).

“Sejak tiba di asrama, jemaah langsung dilayani secara terpadu. Petugas yang mendatangi jemaah, bukan sebaliknya,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam kelancaran proses pemberangkatan, termasuk pengawasan dari Ombudsman.

Di tengah proses pemberangkatan, Rifki juga menyampaikan kabar duka atas wafatnya dua jemaah haji Embarkasi Padang di Madinah.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua jemaah kita. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Baca juga: Sapi Kurban Bantuan Presiden di Sumbar Wajib Jantan dan Tak Dikebiri, Simak Kriteria Lengkapnya

Dua jemaah tersebut yakni Tukiman Sadi Kromo Karso (54) asal Bengkulu yang wafat pada 29 April 2026, serta Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi yang wafat pada 2 Mei 2026. Keduanya dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.

Rifki mengimbau jemaah lainnya untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci dan tidak memaksakan aktivitas di luar kemampuan fisik.

“Fokus beribadah, jaga kondisi tubuh, dan kurangi aktivitas yang tidak mendesak,” pesannya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat turut mengapresiasi pelayanan di Embarkasi Padang. Menurutnya, layanan yang diberikan kepada jemaah merupakan praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Pelayanan yang diberikan cepat, terukur, dan berpihak pada kebutuhan jemaah, terutama lansia,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Embarkasi Padang tahun 2026 melayani 5.402 jemaah, terdiri dari 3.992 jemaah asal Sumatera Barat, 1.354 jemaah asal Bengkulu, serta 56 petugas kloter. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved