Kunker Mentan
Mentan Andi Amran Sebut 2.000 Hektare Lahan Kopi Bakal Ditambah di Sumbar
Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah akan menambah lahan kopi seluas 2.000 hektare
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah akan menambah lahan kopi seluas 2.000 hektare di Sumatera Barat (Sumbar) dalam tiga bulan ke depan.
Langkah ini disebut sebagai peluang besar bagi petani untuk meningkatkan produksi sekaligus daya saing kopi Sumbar di pasar nasional maupun internasional.
Pernyataan itu disampaikan Amran kepada wartawan usai menggelar rapat koordinasi ketersediaan pangan bersama Gubernur, bupati, dan wali kota se-Sumbar di Auditorium Gubernur Sumbar, Selasa (16/9/2025).
“Kita akan berikan tambahan tanaman kopi 2.000 hektare dalam tiga bulan ini. Itu besar. Tahun depan akan kita tambah lagi,” kata Amran.
Ia menambahkan, alokasi tambahan tersebut akan diberikan untuk kabupaten yang membutuhkan, termasuk Solok yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Sumbar.
Baca juga: Warga Bukik Batabuah Kecewa Jembatan Permanen Tak Kunjung Dibangun Pasca Galodo di Agam
“Untuk bupati yang butuh, kita siapkan,” jelasnya.
Amran menegaskan, dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan kopi di Sumbar merupakan bagian dari strategi memperkuat komoditas unggulan daerah sekaligus membuka peluang ekspor.
“Kalau produksi kopi kita terus naik, peluang pasar terbuka lebar. Ini bisa menambah kesejahteraan petani kita,” tegasnya.
Rapat Bersama Kepala Daerah
Mentan Andi Amran Sulaiman menggelar rapat koordinasi terkait ketersediaan pangan se-Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (16/9/2025).
Rapat tersebut dihadiri Gubernur, bupati, wali kota, wakil bupati, wakil wali kota, serta Forkopimda Sumbar.
Pantauan TribunPadang.com, rapat terbuka itu dimulai pukul 10.07 WIB dan diawali dengan penyampaian Gubernur Sumbar Mahyeldi mengenai capaian pangan di Sumbar.
Usai Mahyeldi memaparkan capaian pangan, ia meminta Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan arahan kepada peserta rapat.
Sebelum rapat dimulai, Andi Amran sempat menyapa satu per satu kepala daerah yang hadir.
Baca juga: 5 Fakta Tragis Penembak Ikan di Danau Maninjau, Dari Hilang Dini Hari hingga Jenazah Tersangkut
Namun, kekesalan Mentan terlihat ketika ia menawarkan program perkebunan kopi seluas 2.000 hektare untuk Kabupaten Solok.
| Gambir Sumatera Barat Jadi Sorotan, Mentan Dorong Hilirisasi demi Tingkatkan Harga Petani |
|
|---|
| Mentan Andi Amran Tegaskan Pembukaan Lahan Baru Food Estate Terus Berjalan Setiap Hari |
|
|---|
| Mentan Andi Amran Kesal, Bupati Solok Tak Hadir Saat Ditawari Program Kopi 2.000 Hektare |
|
|---|
| Hilirisasi Gambir Jadi Andalan Baru Sumbar, Mentan Andi Amran: Bisa Dongkrak Ekonomi Petani |
|
|---|
| Mentan Andi Amran Dorong Hilirisasi Gambir di Sumbar, Bangun Pabrik dengan Teknologi Cina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pemerintah-pusat-bahkan-siap-mendukung-pembdut.jpg)