Tabrakan Kereta Api di Padang

Identitas 3 Remaja Tertemper KA di Padang Terungkap, Polisi: Berasal dari Sungai Geringging

Ia menyebut, kejadian berawal saat remaja tersebut sedang menunggu teman-temannya untuk bermain futsal sambil duduk-duduk di atas rel kereta api.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polsek Koto Tangah
KECELAKAAN- Penampakan petugas kepolisian saat berada di lokasi tiga orang remaja tertemper kereta api di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (7/3/2026) malam. Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, mengatakan kecelakaan terjadi tepatnya di depan SLB Karya Padang. 

Dari keterangan saksi di lokasi, saat itu terdapat tiga sepeda motor yang berhenti di sekitar jalan raya dekat rel kereta api.

Baca juga: 4 Berita Populer Sumbar: Penerbangan Umrah di BIM Ditutup, Rekayasa Lalu Lintas Saat Lebaran 2026

Para remaja tersebut diketahui baru selesai bermain futsal dan berhenti di lokasi sambil menunggu teman lainnya.

Sebagian remaja yang dibonceng terlihat duduk di atas rel, sementara pengendara sepeda motor menunggu di kendaraan yang diparkir di pinggir jalan.

Pada saat bersamaan, kereta api B56A Lembah Anai melintas dari arah Padang menuju Stasiun Tabing.

Meski suara klakson kereta sudah terdengar, para remaja tersebut tidak segera berpindah dari jalur rel hingga akhirnya tertabrak kereta api.

Kesaksian Warga Setempat

TERTEMPER KERETA API - Suasana di sekitar rel kereta api di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (7/3/2026) malam. Di lokasi ini sebelumnya dilaporkan terjadi kecelakaan yang melibatkan sejumlah remaja yang tertemper kereta api saat berada di sekitar rel.
TERTEMPER KERETA API - Suasana di sekitar rel kereta api di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (7/3/2026) malam. Di lokasi ini sebelumnya dilaporkan terjadi kecelakaan yang melibatkan sejumlah remaja yang tertemper kereta api saat berada di sekitar rel. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Tiga remaja dilaporkan tertemper kereta api di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar rel kereta api yang tidak jauh dari simpang masuk menuju SMP Negeri 13 Padang.

Salah seorang warga setempat, Ita, membenarkan adanya kejadian tersebut. 

Ia mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah waktu berbuka puasa.

Baca juga: BREAKING NEWS Brio Tertabrak Kereta Api di Pariaman,  Satu Keluarga Alami Luka-Luka

“Iya benar, tadi ada kecelakaan di seberang warung saya ini, kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, setelah orang selesai berbuka puasa,” kata Ita saat ditemui di lokasi.

Ia mengaku tidak menyaksikan secara langsung awal kejadian karena saat itu sedang berada di dalam warung. 

Namun, ia mendengar teriakan warga dari arah rel kereta api.

“Saya sedang di dalam warung, tiba-tiba ada orang berteriak. Setelah itu saya keluar dan melihat sudah banyak orang di lokasi kejadian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Ita dari warga di sekitar lokasi, kecelakaan tersebut diduga bermula ketika sekelompok remaja yang disebut berasal dari Batang Anai baru saja pulang bermain futsal.

Baca juga: Soal Rencana Bongkar Jembatan Kereta Api Lembah Anai, Gubernur Sumbar Ingatkan Status WTBOS

Saat itu mereka berhenti di sekitar rel kereta api sambil menunggu teman yang lain. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved