Tabrakan Kereta Api di Padang

Sosok David Korban Tertemper KA Padang di Mata Keluarga: Pelajar Berprestasi yang Pendiam

"David anak yang baik dan suka berbaur dengan teman-temannya," kenang sang ibu, Nona saat memberikan keterangan kepada TribunPadang.com.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dok/Novi Sulviana/Muhammad Iqbal
KECELAKAAN KERETA API- Ibu David, bernama Nona sedang memeluk foto anaknya di kediamannya, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Nona mengaku sebelum kecelakaan, anaknya melakukan aktivitas berbeda, yakni mencium tangan dan mandi pakai sabun kakaknya, Selasa (10/3/2026). Sang kakak bernama Novi Sulviana mengungkap sisi lain dari David yang dikenalnya pendiam namun lebih banyak aksi atau tindakan. 

Ringkasan Berita:
  • Korban tertemper kereta api di Padang, David, dikenal keluarga suka berbaur dengan teman-temannya.
  • David pernah membawa SMAN 1 Sungai Geringging peringkat empat saat turnamen futsal tingkat Sumbar di Kota Padang tahun 2025 lalu.
  • Sang kakak bernama Novi Sulviana mengungkap sisi lain dari David, yang dikenalnya pendiam namun lebih banyak aksi atau tindakan.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - David Ricardo, salah satu dari tiga korban tertemper kereta api di Parupuk Tabing, Kota Padang dikenal keluarga sebagai pribadi suka berbaur dengan teman-temannya.

David merupakan pelajar kelas XI di SMAN 1 Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.

Awalnya, kedatangan David bersama delapan orang rombongan satu sekolahnya ke Padang untuk mengikuti turnamen futsal di Lapangan Salingka, Tabing, pada Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: Usai Debut Manis Imran Nahumarury Tekuk PSBS Biak, Pemain Semen Padang Diberi Jatah Libur 15 Hari

Dari delapan orang itu, tiga di antaranya menjadi korban kejadian naas itu. David Ricardo, Wahyu Rizki Anugrah dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan satu korban lain atas nama Falza selamat dari kecelakaan tersebut. Saat ini, ia masih dirawat di RS Hermina Padang.

Kecelakaan tersebut terjadi tepatnya di jalur rel kawasan KM 15+400 antara Stasiun Padang dan Stasiun Tabing, sebelum delapan rombongan tersebut mengikuti pertandingan futsal.

Baca juga: Polisi Tilang di Tempat Pengendara yang Nekat Terobos Antrean di Jalur Lembah Anai Selama Lebaran

Atas insiden ini, keluarga David mengenang almarhum sebagai sosok yang suka berbaur dengan teman-temannya.

"David anak yang baik dan suka berbaur dengan teman-temannya," kenang sang ibu, Nona, saat memberikan keterangan kepada TribunPadang.com, Selasa (10/3/2026).

Selain baik dan suka berbaur, Nona menyebut sang anak juga berprestasi di bidang olahraga, khususnya futsal.

Bahkan David sering meraih kejuaraan bersama tim kesayangannya yang bernama Remaja Sekitar Sungai Geringging (Remssu).

Baca juga: Momen Tak Biasa David Sebelum Tertemper Kereta Api di Padang: Cium Tangan Ibu dan Selalu Tersenyum

Berkat kemahirannya, David pernah membawa SMAN 1 Sungai Geringging peringkat empat saat turnamen futsal tingkat Sumbar di Kota Padang tahun 2025 lalu.

"Iya berprestasi di bidang futsal, karena hobi dan bakatnya itu. Dia ke Padang juga karena mau bertanding futsal," ungkap Nona.

Sementara itu, sang kakak bernama Novi Sulviana mengungkap sisi lain dari David yang dikenalnya pendiam namun lebih banyak aksi atau tindakan.

Sifat pendiam ini disebutkan sang kakak lantaran jika merasa tak penting, ia memilih diam dan tak menanggapi.

"David ini pendiam kalau di rumah, tak banyak bicara kalau itu tidak penting baginya. Tapi, banyak aksi," sebut sang kakak.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved