Orang Tenggelam di Padang

2 Anak Tenggelam di Ulak Karang, SAR Minta Warga Tak Turun ke Laut Malam Hari

Tim gabungan yang menggunakan dua perahu karet dengan total personel 16 orang sudah ditarik ke darat sebelum Magrib.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
ORANG HANYUT - Danru SAR Kelas A Padang, Tri Desyu saat memimpin pencarian dua bocah yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (18/4/2026). Proses pencarian korban dihentikan saat malam hari sesuai SOP. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sejumlah warga masih bertahan di Pantai Ujung Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, sesaat setelah proses pencarian dua bocah tenggelam dihentikan. 

SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian dua bocah tenggelam di Pantai Ujung Karang pukul 18.00 WIB. 

Tim yang menggunakan dua perahu karet dengan total personel 16 orang sudah ditarik ke darat sebelum Magrib. 

Namun, hingga pukul 18.37 WIB, terlihat masih banyak warga yang bertahan di lokasi.  

Baca juga: Pencarian 2 Bocah Hanyut di Pantai Belakang Kampus Bung Hatta Dihentikan Sementara 

Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu mengatakan bahwa pencarian dua bocah hanyut saat malam hari ditiadakan.

Hal itu kata Tri Desyu , mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tidak membolehkan pencarian langsung saat malam hari.

"Pencarian kita tiadakan, karena SOP kita menyangkut pencarian dan risiko," ucap Tri Desyu  di lokasi.

Akan tetapi, pemantauan secara langsung oleh masyarakat di lokasi hilangnya korban diperbolehkan.

Namun, Desyu memperingatkan warga jangan turun ke laut dan tidak boleh kontak secara langsung dengan laut yang menjadi lokasi hilangnya korban.

"Pemantauan hanya boleh menggunakan pencahayaan, tapi jangan kontak dengan air," tegasnya.

Pencarian Dilanjutkan Minggu Pagi

Pencarian dilanjutkan pada Minggu (19/4/2026) pagi hari, sebab pada pencarian pertama hasilnya nihil atau tidak ditemukan.

Proses pencarian korban tenggelam di hari pertama melibatkan banyak pihak. 

Tim SAR kelas A Padang dibantu kepolisian, PMI, dubalang dan relawan kemanusian lainnya. 

Dengan usaha pencarian yang telah dilakukan sejak pihaknya sampai di lokasi korban hanyut sekira pukul 13:20 WIB, akhirnya dihentikan pukul 18:00 WIB.

"Pada pukul 18:00 WIB tim gabungan sudah kita tarik ke darat, sebelumnya perahu karet yang kita gunakan dua unit, dengan total personel 16 orang" terangnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved