Berita Populer Padang

4 Berita Populer Padang: Penyebab Panas Menyengat di Siang Hari dan Warga Pasar Ambacang Krisis Air

Ia menambahkan, langit yang relatif cerah tanpa awan turut berkontribusi terhadap meningkatnya paparan radiasi ultraviolet (UV) pada siang hari.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
CUACA PANAS- Kondisi cuaca di sekitar kawasan Jalan Azizi, Kelurahan Andalas, Kota Padang yang tampak cerah, Rabu (21/1/2026). BMKG Stasiun Minangkabau mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan cuaca di sekitar Kota Padang terasa lebih panas dalam beberapa hari terakhir. 

Ringkasan Berita:
  • Penyebab suhu udara yang lebih panas dan menyengat pada siang hari di Kota Padang.
  • Warga Komplek Perumahan Durita Asri Sejahtera, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengaku kesulitan akses air bersih.
  • Santri dari Surau Jamiaturrahmah terpaksa belajar di rumah, akibat tempat untuk menimba ilmu agama hanyut terbawa banjir.
  • BWS Sumatera V Padang akan menyurati Pemko Padang untuk meminta menertibkan aktivitas mandi-mandi masyarakat di Sungai Jembatan Ujung Tanah, Padang.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Berikut empat berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Ada berita terkait penyebab suhu udara yang lebih panas dan menyengat pada siang hari di Kota Padang.

Kemudian, warga Komplek Perumahan Durita Asri Sejahtera, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengaku kesulitan akses air bersih.

Santri dari Surau Jamiaturrahmah terpaksa belajar di rumah, akibat tempat untuk menimba ilmu agama hanyut terbawa banjir.

Baca juga: Cuaca 7 Kota di Sumbar Kamis 22 Januari 2026: Secara Kesuluruhan Berawan

BWS Sumatera V Padang akan menyurati Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk meminta menertibkan aktivitas mandi-mandi masyarakat di Sungai Jembatan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Baca berita selengkapnya:

1. Padang Dilanda Panas Menyengat, BMKG Minangkabau Jelaskan Sejumlah Faktor Penyebab

CUACA PANAS- Kondisi cuaca cerah berawan di sekitar kawasan Jalan Azizi, Kelurahan Andalas, Kota Padang yang tampak cerah, Rabu (21/1/2026).
CUACA PANAS- Kondisi cuaca cerah berawan di sekitar kawasan Jalan Azizi, Kelurahan Andalas, Kota Padang yang tampak cerah, Rabu (21/1/2026). (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Sumatera Barat merasakan suhu udara yang lebih panas dan menyengat, terutama pada siang hari.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala BMKG Stasiun Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis yang sedang terjadi.

Menurut Decky, salah satu penyebab utama meningkatnya suhu udara adalah posisi gerak semu matahari yang saat ini berada dekat dengan garis khatulistiwa.

Baca juga: Cuaca Mentawai Rabu 21 Januari 2026 Berawan hingga Hujan Ringan, BMKG Imbau Wisatawan Tetap Waspada

Kondisi ini menyebabkan intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan bumi menjadi lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya.

“Gerak semu matahari yang mendekati khatulistiwa meningkatkan intensitas radiasi matahari. Ditambah dengan rendahnya tutupan awan, sehingga radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa banyak penghalang,” ujar Decky Irmawan kepada TribunPadang.com, Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan, langit yang relatif cerah tanpa awan turut berkontribusi terhadap meningkatnya paparan radiasi ultraviolet (UV) pada siang hari.

Selain itu, kelembaban udara yang cukup tinggi di wilayah Sumatera Barat membuat panas terasa lebih gerah.

Baca juga: Cuaca Kota Padang Rabu 21 Januari 2026 Cerah Berawan, BMKG Imbau Warga Waspada Paparan UV

kondisi cuaca di padang timur 21/1/2026
CUACA PANAS- Kondisi cuaca cerah berawan di sekitar kawasan Jalan Azizi, Kelurahan Andalas, Kota Padang yang tampak cerah, Rabu (21/1/2026).

“Walaupun suhu udara tidak ekstrem, kelembaban yang tinggi menyebabkan keringat sulit menguap. Akibatnya, suhu yang dirasakan tubuh atau heat index menjadi lebih tinggi dibandingkan suhu yang terukur oleh termometer,” jelasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved