Berita Populer Padang

4 Berita Populer Padang: Penyebab Panas Menyengat di Siang Hari dan Warga Pasar Ambacang Krisis Air

Ia menambahkan, langit yang relatif cerah tanpa awan turut berkontribusi terhadap meningkatnya paparan radiasi ultraviolet (UV) pada siang hari.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
CUACA PANAS- Kondisi cuaca di sekitar kawasan Jalan Azizi, Kelurahan Andalas, Kota Padang yang tampak cerah, Rabu (21/1/2026). BMKG Stasiun Minangkabau mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan cuaca di sekitar Kota Padang terasa lebih panas dalam beberapa hari terakhir. 

Namun untuk bantuan air bersih dari pihak pemerintahan maupun yang lainnya sudah masuk per harinya.

Akan tetapi, pasokan air bersih yang diberikan hanya bertahan dalam sehari. Sedangkan untuk esok harinya, harus menunggu mobil tangki air datang memberikan bantuan.

"Kondisi daerah kami masih kering sampai hari ini, bantuan sudah masuk, namun hanya bertahan dalam sehari," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Rabu (21/1/2026).

Ia mengaku, untuk ke depannya tidak tahu apakah bantuan tetap masuk atau tidak, sebab Intan mengaku ada nomor antrian terhadap penyaluran air bersih.

Baca juga: Target Liga 4 Sumbar, Fadly Amran Lepas Skuad PSP Padang Sang Pandeka Minang

"Untuk besok belum tahu, soalnya di daerah ini, setiap blok butuh air, belum daerah lainnya," tambahnya.

Senada, warga lainnya bernama Winda mengaku bantuan air tidak selalu datang setiap harinya.

Sehingga ia berharap, bantuan air dapat tersalurkan agar bisa mencukupi kebutuhan mandi, memasak, mencuci dan lain sebagainya.

"Masih kering sampai saat ini, mohon bantuan dari pemerintah," sebutnya.

Cara Ajukan Air Bersih

Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, khususnya di Kecamatan Pauh dan Kuranji, kian memprihatinkan. 

Warga di Kelurahan Binuang Kampuang Dalam masih bergantung  pada kiriman bantuan truk tangki.

Kondisi sumur warga yang mengering total pascabencana banjir besar November 2025 lalu membuat kebutuhan akan air bersih menjadi urusan hidup dan mati.

Namun, tidak sedikit warga yang masih bingung bagaimana cara mendapatkan bantuan distribusi air tersebut secara resmi.

Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan bahwa layanan distribusi air ini tersedia bagi seluruh masyarakat yang terdampak secara kolektif.

Baca juga: Nasib Korban Galodo Padang, Huntap Kapalo Koto Mulai Dibangun Akhir Januari Usai Hunsela Rampung

Bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami krisis air serupa, BPBD Kota Padang telah membuka jalur komunikasi khusus. 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melaporkan kondisi terkini melalui kontak resmi yang telah disediakan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved