Berita Populer Padang

3 BERITA POPULER PADANG: Kasus Perundungan Siswa, Groundbreaking Huntap dan Pengawasan Program MBG

sejumlah dosen dari Universitas Andalas (Unand) menyampaikan tanggapan dalam diskusi terbuka dengan Wakil Komisi IV DPR RI, Andre Rosiade

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
DUGAAN PERUNDUNGAN- Ibu korban dugaan perundungan di SMA Pertiwi 2 Padang, Muswan Tiara, memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Padang, Kamis (9/6/2026). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dirangkum dalam berita populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, dugaan kasus perundungan yang dialami seorang siswa di SMA Pertiwi 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai terkuak. Ibu korban, Muswan Tiara (37), mengungkapkan perubahan drastis pada perilaku anaknya hingga akhirnya berujung laporan ke pihak kepolisian.

Tiara menceritakan, peristiwa itu bermula pada Rabu (1/4/2026), saat dirinya dipanggil oleh wali kelas anaknya.

Kedua, inovasi material konstruksi karya anak bangsa, Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), kian menegaskan posisinya sebagai solusi utama pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana di Indonesia.

Tidak hanya di Sumatera Barat (Sumbar), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memperluas pemanfaatan Sepablock yang diproduksi PT Semen Padang hingga ke berbagai daerah rawan bencana, termasuk Sumatera Utara dan Aceh.

Terakhir, sejumlah dosen dari Universitas Andalas (Unand) menyampaikan tanggapan dalam diskusi terbuka dengan Wakil Komisi IV DPR RI, Andre Rosiade di Sekretariat BEM KM, Kamis (9/4/2026).

Diskusi ini bermula ketika BEM KM Unand menyebut Presiden Prabowo "Presiden Pakak" yang mendapat respon langsung dari Andre Rosiade.

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Terungkapnya Dugaan Perundungan di Padang, Ibu Korban: Tidak Mau Sekolah dan Sebut Guru Sekongkol

Dugaan kasus perundungan yang dialami seorang siswa di SMA Pertiwi 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai terkuak. Ibu korban, Muswan Tiara (37), mengungkapkan perubahan drastis pada perilaku anaknya hingga akhirnya berujung laporan ke pihak kepolisian.

Tiara menceritakan, peristiwa itu bermula pada Rabu (1/4/2026), saat dirinya dipanggil oleh wali kelas anaknya.

Dalam pertemuan tersebut, ia hanya mendapat informasi adanya siswi yang merasa tidak nyaman karena anaknya menyukai siswi tersebut, serta laporan bahwa ujian anaknya tidak selesai.

“Saya bingung, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anak saya,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Perundungan di SMA Pertiwi 2 Padang, Sejumlah Pihak Akan Dipanggil

DUGAAN PERUNDUNGAN- Ibu korban dugaan perundungan di SMA Pertiwi 2 Padang, Muswan Tiara, memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Padang, Kamis (9/6/2026). Pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke polisi setelah mengaku mengantongi sejumlah bukti dan berharap proses hukum dapat memberikan keadilan bagi korban.
DUGAAN PERUNDUNGAN- Ibu korban dugaan perundungan di SMA Pertiwi 2 Padang, Muswan Tiara, memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Padang, Kamis (9/6/2026). Pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke polisi setelah mengaku mengantongi sejumlah bukti dan berharap proses hukum dapat memberikan keadilan bagi korban. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Namun, perubahan mulai terlihat pada dini hari keesokan harinya. Anak Tiara mendadak menunjukkan rasa takut dan menolak pergi ke sekolah.

“Dia bilang tidak mau sekolah, bahkan menyebut guru sekongkol semua dan tidak berakhlak. Saya semakin tidak mengerti,” katanya.

Keesokan paginya, saat kembali ditanya ingin pergi sekolah atau tidak, anak tersebut justru panik dan berlari keluar rumah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved