Kepala Puskesmas Sicincin Afrita Seven mengatakan korban amukan anjing liar ini 10 diantaranya dibawa ke Puskemas Sicincin Padang Pariaman.
Pasca-amukan anjing liar di 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat diperkirakan ada enam ekor anjing yang
Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melakukan perombakan besar-besaran dalam jajaran birokrasinya.
Seekor anjing liar menyerang dan menggigit 11 warga di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Polsek 2x11 Kayu Tanam bersama warga siaga menghadapi anjing liar setelah 11 orang menjadi korban serangan, Jumat (22/8/2025).
Iptu Deni Kurniawan mengatakan terdapat satu korban satu korban bernama Jafri Jon (52), harus kehilangan telunjuk kiri akibat amukan anjing liar.
Diantara delapan korban pertama, satu korban bernama Jafri Jon (52), harus kehilangan telunjuk kirinya akibat amukan anjing liar ini.
Akibat kebakaran ini, satu unit rumah milik Adi Fitriadi habis terbakar, kerugian mencapai Rp300 juta.
Keindahan pantai di Kota Pariaman, Sumatera Barat mengemban peran vital dalam upaya konservasi penyu.
Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, serahkan bantuan 100 ekor induk unggul ikan lele untuk menggenjot perekonomian warga di Kota Pariaman.
Kabar gembira datang dari Kota Pariaman. Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman telah memulai program pembagian seragam sekolah
Ada yang menampilkan adegan perjuangan para pahlawan dengan kostum ala pejuang kemerdekaan, lengkap dengan bambu runcing.
Peningkatan PBB sama saja memberikan beban tambahan pada masyarakat, padahal kondisi ekonomi mereka sedang tidak stabil.
Plt Kepala BPKPD Kota Pariaman, Adrial, mengatakan, bahwa tarif nilai Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) masyarakat masih di angka wajar.
Salah satu strategi utama adalah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempercepat operasional beberapa unit usaha milik daerah.
Menurutnya, besaran PBB yang berlaku saat ini di Kota Pariaman masih dinilai cukup dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Ia menyebutkan, laba ini menjadi angin segar yang sangat dibutuhkan untuk menjalankan program pelayanan publik.
UT ke 80 RI menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam menjalankan kepemimpinan
Dalam suasana hening dan khidmat, Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersatu dalam sebuah apel kehormata