Anjing Gigit Warga

Keluarga Korban Amukan Anjing Liar di Padang Pariaman Turut Dapat Vaksin Rabies

Kepala Puskesmas Sicincin Afrita Seven mengatakan korban amukan anjing liar ini 10 diantaranya dibawa ke Puskemas Sicincin Padang Pariaman.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
DAPAT VAKSIN RABIES - Kepala Puskesmas Sicincin, Afrita Seven, mengatakan bahwa korban amukan anjing liar yang memenuhi unsur klinis gejala rabies, sudah mendapat vaksin rabies hingga saat ini. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Keluarga korban amukan anjing liar yang memenuhi unsur klinis gejala rabies, sudah mendapat vaksin rabies dari Puskesmas Sicincin, Padang Pariaman dan RSUD Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar.

Kepala Puskesmas Sicincin Afrita Seven, mengatakan, korban amukan anjing liar ini 10 diantaranya dibawa ke puskemas.

Dari 10 korban yang menjalani perawtan itu, ada yang mengalami gigitan dan cakaran dibagian paha, jari koyak dan jari telunjuk kiri putus.

Sembilan dari 10 korban tersebut, sudah mendapatkan tindakan medis dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sedangkan satu korban lagi yang mengalami kondisi jari putus, sempat dilarikan ke RSUD Padang Pariaman.

“Untuk yang tangannya putus, sudah dilakukan tindakan medis, tangannya dioeprasi,” ujarnya.

Langkah lebih lanjut, pihaknya melakukan vaksinasi pada keluarga korban terdampak untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies.

DAPAT VAKSIN RABIES - Kepala Puskesmas Sicincin, Afrita Seven, mengatakan bahwa korban amukan anjing liar yang memenuhi unsur klinis gejala rabies, sudah mendapat vaksin rabies hingga saat ini.
DAPAT VAKSIN RABIES - Kepala Puskesmas Sicincin, Afrita Seven, mengatakan bahwa korban amukan anjing liar yang memenuhi unsur klinis gejala rabies, sudah mendapat vaksin rabies hingga saat ini. (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

PascaAmukan Anjing Liar di Padang Pariaman, 6 Anjing Tertular, Empat Berhasil Dibunuh Warga

Kepala Bidang Dinaskeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengatakan, anjing tersebut telah berhasil diburu dan dibunuh oleh masyarakat.

“Bangkainya juga langsung dibakar oleh masyarakat karena takut bisa menular, kalau terpapar virus rabies,” ujarnya.

Meski masyarakat sudah melakukan tindakan yang tepat terhadap anjing ini, devi menilai indikasi rabies sangat jelas dari anjing ini.

Hal ini ia utarakan berdasarkan dari gejala klinis yang dimunculkan oleh anjing liar tersebut.

“Dari gejala klinis yang kami lihat dan dengar, 80 persen anjing tersebut terindikasi rabies. Tapi kita tidak bisa ambil sampel karena anjingnya sudah dibakar,” ujarnya.

Ia menerangkan rabies ini bisa dibuktikan melalui gejala klinis yang dimunculkan oleh hewan dan uji pemeriksaan laboratorium.

Fakta-Fakta

Sebanyak 11 warga di Nagari Anduriang, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi korban gigitan anjing liar pada Rabu (20/8/2025) malam hingga Kamis (21/8/2025).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved