Retribusi Sampah Naik
Warga Padang Keluhkan Kenaikan Retribusi Sampah, DLH Pastikan Sesuai Layanan yang Diberikan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Sumatera Barat menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif retribusi sampah.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Sumatera Barat menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif retribusi sampah.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menegaskan setiap pembayaran retribusi akan kembali dalam bentuk layanan kebersihan.
Pernyataan ini disampaikan menyusul keluhan warga terkait tarif retribusi sampah yang naik.
Fadelan mengatakan DLH memahami bahwa kenaikan tarif retribusi pelayanan kebersihan tersebut, tentu menambah beban pengeluaran dan terasa memberatkan bagi sebagian masyarakat.
Terutama sekali terhadap warga dengan kemampuan ekonomi terbatas.
Baca juga: Polres Pariaman Tangani 25 Laporan Kekerasan Seksual Anak Hingga April
"Karena itu, Pemko Padang sangat hati-hati dalam menjalankan kebijakan ini dan memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan warga benar-benar kembali dalam bentuk layanan," ungkapnya Rabu (9/4/2025).
Fadelan menyampaikan, saat ini Pemko Padang telah menghadirkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di setiap kelurahan yang melayani pengambilan sampah langsung dari rumah-rumah.
"Ini adalah langkah konkret yang justru meringankan beban masyarakat," jelas Fadelan saat dikonfirmasi.
Kata Fadelan, mengapa demikian, sebelumnya meskipun tarif retribusi hanya Rp10.000, banyak warga tetap harus membayar tukang becak atau jasa angkut mandiri.
Jadi, dalam hal ini terdapat biaya tambahan lagi yang bervariasi.
Baca juga: Truk Terbalik di Bungus Padang Hambat Lalu Lintas, Polisi Lakukan Buka Tutup Jalan
"Biayanya mulai dari Rp25.000 hingga 50.000 per bulan,"
Untuk itu, menurut Fadelan, dengan sistem LPS masyarakat cukup membayar retribusi yang sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
"Warga sudah mendapatkan layanan pengambilan sampah ke rumah-rumah dan juga tidak perlu membayar tambahan lagi," tutur Fadelan.
"Ini adalah bentuk efisiensi sekaligus pemerataan layanan yang sedang terus kami perluas dan perbaiki ke depannya," beber Fadelan.
Sebelumnya, Tribunpadang.com memberitakan terkait keluhan warga di Komplek Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang atas naiknya tarif retribusi sampah.
Baca juga: Hangatnya Silaturahmi Pascalebaran, Direksi Semen Padang Bangun Energi Positif Hari Pertama Kerja
Tarif Retribusi Sampah Naik, DLH Padang Sosialisasikan ke Masyarakat Mulai Minggu Depan |
![]() |
---|
Tarif Retribusi Sampah Naik, DLH Padang Bakal Sosialisasi Lebih Masif ke Masyarakat |
![]() |
---|
Tarif Pemungutan Sampah di Padang Naik, Ombudsman: Masyarakat Wajar Mengeluh |
![]() |
---|
Tarif Retribusi Sampah Padang Naik, DLH Sebut Besaran Biaya Berdasar Daya Listrik Warga |
![]() |
---|
Warga Padang Keluhkan PDAM Naikkan Retribusi Sampah: "Mending Kami Bakar dan Buang di Luar" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.