Berita Populer Sumbar
POPULER SUMBAR: Viral Aksi Bullying Siswa MTsN di Pesisir Selatan dan Gunung Marapi Kembali Erupsi
Simak sejumlah berita menarik yang menjadi populer Sumbar dalam 24 jam terakhir tayang di laman TribunPadang.com.
TRIBUNPADANG.COM - Simak sejumlah berita menarik yang menjadi populer Sumbar dalam 24 jam terakhir tayang di laman TribunPadang.com.
Pertama, kabar adanya video diduga bullying yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Polisis menyebut kejadian bullying ini terjadi di belakang sebuah warung yang ada di Kampung Talaok, Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
selanjutnya, kabar Gunung Marapi Sumbar kembali mengalami erupsi letusan hari ini setelah sekian lama, Sabtu (22/6/2024).
Kolom abu erupsi teramati dengan ketinggian ± 300 m di atas puncak (± 3.191 m di atas permukaan laut).
Simak berita lebih lengkap dengan membaca artikel berikut:
1. Viral Dugaan Aksi Bullying dan Penganiayaan Siswa MTsN di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar
Viral adanya video diduga bullying yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Dugaan aksi bullying ini diduga dilakukan oleh murid MTsN yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan.
Video viral ini diposting oleh akun Instagram @pesisir.selatan yang berdurasi 3 menit 32 detik.
Berdasarkan video tersebut, terdapat ada beberapa remaja dan satu orang tiba-tiba memukuli dan menendang korbannya.
Walaupun korban sudah meminta ampun, akan tetapi satu orang remaja tetap memukuli dan menendang korbannya.
Baca juga: Orang Tua Pelajar SD di Pariaman Bantah Anaknya Kena Bully, Sebut Hanya Bercanda
Kapolsek Bayang, Iptu Budi Saputra, mengatakan bahwa kejadian bullying ini terjadi di belakang sebuah warung yang ada di Kampung Talaok, Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
Pihaknya dari kepolisian sudah mengunjungi rumah keluarga korban yang diduga mendapatkan perlakuan bullying dan penganiayaan pada Jumat (21/6/2024) pukul 21.00 WIB.
Rumah korban beralamat di Nagari Aur Begalung Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
"Korban diketahui berinisial ABA (14) merupakan remaja MTsN yang duduk di bangku kelas VII," kata Iptu Budi Saputra, Sabtu (22/6/2024).
Ia mengatakan, dugaan bullying dan penganiayaan ini dilakukan oleh siswa satu sekolah dengan korban.
Baca juga: Kisah Rokhim Jadi Korban Bully dari Kecil karena Sang Ibu ODGJ dan Harus Tinggal di Panti Asuhan
Pihaknya telah mengantongi identitas remaja yang berada di lokasi dengan inisial HI (14) dan MR (14).
Kata dia, setelah mendatangi rumah keluarga korban didapati informasi bahwa dugaan kejadian bullying ini terjadi pada Kamis tanggal 20 Juni 2024 sekira pukul 11.00 WIB.
"Kami menyarankan kepada Keluarga korban untuk menahan diri, dan siapa yang dirugikan dalam kejadian ini silahkan melaporkan ke Polsek Bayang," sebutnya.
Selain itu, Iptu Budi Saputra juga melakukan pendekatan kepada Ninik Mamak dari korban dan Wali Nagari Aur Begalung dan Koto Berapak untuk sama-sama menahan diri.
Ia tidak ingin terjadinya main hakim sendiri, dan meminta menyerahkan prosesnya ke Pihak Kepolisian Polsek Bayang.
Dijelaskannya, dari keterangan korban diketahui bahwa pelaku diduga melakukan bullying dan penganiayaan akibat sakit hati sewaktu bermain bola.
Saat itu sedang ada class meeting main bola, dan pelaku sakit hati akibat korban tanpa sengaja mengenai kakinya.
"Pihak keluarga Korban telah melapor ke Polsek Bayang, dan proses penyelidikan akan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Bayang," pungkasnya.
2. Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Siang Ini, Abu Vulkanik Membubung hingga 300 Meter ke Arah Utara
Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi letusan hari ini setelah sekian lama, Sabtu (22/6/2024).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terjadi pada pukul 11.46 WIB.
Menurut petugas Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, kolom abu erupsi teramati dengan ketinggian ± 300 m di atas puncak (± 3.191 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.9 mm dan durasi ± 43 detik," jelasnya.
Saat ini Gunung Marapi masih berada pada Status Level III (Siaga). PGA memberikan rekomendasi sebagai berikut:

Baca juga: Trauma Banjir Lahar Dingin Susulan, Warga Cangkiang Agam Takut Jika Hujan di Puncak Gunung Marapi
- Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
- Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/ bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
- Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
- Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
- Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
- Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
- Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia yang dapat diunduh dari Play Store, website Badan Geologi (https://geologi.esdm.go.id), website PVMBG (https://vsi.esdm.go.id), atau media sosial PVMBG (https://linktr.ee/PVMBG).
_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News
3 Berita Populer Sumbar: Pemko Dirikan Posko Pengaduan Kebakaran, 21 Tahun Merintis Lenyap Seketika |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sumbar: Gapura Roboh di Indarung, Lahan Terbakar, Harga TBS Sawit |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sumbar: Belasan Motor Terjaring Operasi Cipta Kondisi, Tawuran Remaja dan Kebakaran |
![]() |
---|
4 BERITA POPULER SUMBAR: Gubernur Mahyeldi Lantik Sejumlah Kadis & Polemik Pemindahan Honorer Solok |
![]() |
---|
4 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Polisi Tembak Polisi Ditunda dan Warga Segel Kantor Nagari di Pasbar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.