Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Warga Sekitar Gunung Marapi Sumbar Diminta Waspada karena Prediksi BMKG Besok Terjadi Cuaca Ekstrem

Warga di sekitar Gunung Marapi Sumbar dihimbau untuk waspada karena Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi kelas II

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Kondisi permukiman penduduk di Kapolo Koto, Sungai Puar, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (14/5/2024), pasca banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024) 

TRIBUNPADANG.COM - Warga di sekitar Gunung Marapi Sumbar dihimbau untuk waspada karena Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi kelas II Minangkabau, memprediksi besok (Rabu) (15/2/2024) akan terjadi cuaca ekstrem di sekitaran Gunung Marapi.

"Jadi, kami imbau warga di sekitaran kawasan Gunung Marapi untuk waspada dan selalu update info BMKG," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy.

Melihat cuaca ekstrem yang akan terjadi besok, pihaknya masih memastikan apakah awan hujan akan banyak terjadi di atas Gunung Marapi.

Kalau, sampai hujan banyak terjadi di atas gunung, tidak menutup kemungkinan banjir lahar dingin akan terjadi lagi.

Mewaspadai itu semua, ia meminta warga Tanah Datar, Agam dan Padang Panjang untuk selalu siaga.

Baca juga: Banjir Bandang Lembah Anai Sumbar Hancurkan Pemandian Mato Aia, Pemilik Rugi Rp 2 Miliar

"Soalnya ketiga daerah itu sungainya banyak berhulu dari Gunung Marapi," tuturnya.

Berdasarkan radar terpantau cuaca ekstrem terjadi selama tiga hari kedepan.

"Mulai hari ini sampai Kamis (16/5/2024) diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem di sekitaran kawasan Gunung Marapi," ujarnya.

Cuaca ekstrem dikawasan Gunung Marapi ini melibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir.

Ia menyebut puncak cuaca ekstrem ini akan terjadi besok, Rabu (15/4/2024).

Banjir bandang yang menerjang Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Tanah Datar, Selasa (14/5/2024).
Banjir bandang yang menerjang Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Tanah Datar, Selasa (14/5/2024). (TribunPadang.com/Arif RK)

Pemilik Pemandian Mato Aia Rugi Rp 2 Miliar

Banjir bandang yang menerjang Lembah Anai pada Sabtu (11/5/2024) malam tak hanya meninggalkan duka bagi warga sekitar, tapi juga meluluhlantakkan usaha mereka.

Salah satu korban terdampak adalah Asrinal Kayo (48), pemilik pemandian atau kolam renang anak-anak Mato Aia yang telah dirintisnya sejak tahun 2000.

Awalnya, Kayo tak menyangka air bah datang begitu cepat. Saat kejadian, ia sedang tertidur. Sekitar pukul 22.30 WIB, ia dibangunkan oleh anaknya karena air sungai sudah naik. Kayo pun segera melihat ke arah sungai dan mendapati air sudah mencapai kamar mandi.

Tanpa pikir panjang, Kayo menyuruh anaknya untuk menyelamatkan diri ke atas bukit. Ia kemudian menyusul dengan membawa sepeda motornya, satu-satunya harta yang bisa diselamatkan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved