Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi
Warga Sekitar Gunung Marapi Sumbar Diminta Waspada karena Prediksi BMKG Besok Terjadi Cuaca Ekstrem
Warga di sekitar Gunung Marapi Sumbar dihimbau untuk waspada karena Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi kelas II
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM - Warga di sekitar Gunung Marapi Sumbar dihimbau untuk waspada karena Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi kelas II Minangkabau, memprediksi besok (Rabu) (15/2/2024) akan terjadi cuaca ekstrem di sekitaran Gunung Marapi.
"Jadi, kami imbau warga di sekitaran kawasan Gunung Marapi untuk waspada dan selalu update info BMKG," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy.
Melihat cuaca ekstrem yang akan terjadi besok, pihaknya masih memastikan apakah awan hujan akan banyak terjadi di atas Gunung Marapi.
Kalau, sampai hujan banyak terjadi di atas gunung, tidak menutup kemungkinan banjir lahar dingin akan terjadi lagi.
Mewaspadai itu semua, ia meminta warga Tanah Datar, Agam dan Padang Panjang untuk selalu siaga.
Baca juga: Banjir Bandang Lembah Anai Sumbar Hancurkan Pemandian Mato Aia, Pemilik Rugi Rp 2 Miliar
"Soalnya ketiga daerah itu sungainya banyak berhulu dari Gunung Marapi," tuturnya.
Berdasarkan radar terpantau cuaca ekstrem terjadi selama tiga hari kedepan.
"Mulai hari ini sampai Kamis (16/5/2024) diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem di sekitaran kawasan Gunung Marapi," ujarnya.
Cuaca ekstrem dikawasan Gunung Marapi ini melibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir.
Ia menyebut puncak cuaca ekstrem ini akan terjadi besok, Rabu (15/4/2024).
Pemilik Pemandian Mato Aia Rugi Rp 2 Miliar
Banjir bandang yang menerjang Lembah Anai pada Sabtu (11/5/2024) malam tak hanya meninggalkan duka bagi warga sekitar, tapi juga meluluhlantakkan usaha mereka.
Salah satu korban terdampak adalah Asrinal Kayo (48), pemilik pemandian atau kolam renang anak-anak Mato Aia yang telah dirintisnya sejak tahun 2000.
Awalnya, Kayo tak menyangka air bah datang begitu cepat. Saat kejadian, ia sedang tertidur. Sekitar pukul 22.30 WIB, ia dibangunkan oleh anaknya karena air sungai sudah naik. Kayo pun segera melihat ke arah sungai dan mendapati air sudah mencapai kamar mandi.
Tanpa pikir panjang, Kayo menyuruh anaknya untuk menyelamatkan diri ke atas bukit. Ia kemudian menyusul dengan membawa sepeda motornya, satu-satunya harta yang bisa diselamatkan.
| Pemkab Agam Usulkan Ratusan Bantuan Rumah bagi Korban Banjir Lahar Dingin, Pembangunan Bertahap |
|
|---|
| BPBD Agam: Bantuan Rehab Rumah untuk Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar dalam Proses |
|
|---|
| 5 Bulan Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Berlalu, Bantuan dari Presiden Tak Kunjung Cair |
|
|---|
| Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Ombudsman: Korban Tagih Janji-Janji Pemerintah |
|
|---|
| Mulai Bisa Dilalui 21 Juli, Perbaikan Jalan Padang-Bukittinggi Lembah Anai Baru 40 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kondisi-Kapolo-Koto-Sungai-Puar-pasca-banjir-bandang.jpg)