Kota Pariaman
Pemko Pariaman Jalin Kerja Sama dengan LPK OTI Batam, Persiapkan Naker ke Korsel
Pemerintah Kota Pariaman jalin kerja sama dengan LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) OTI (Offshore Technology Institute) Batam, untuk persiapkan tenaga ...
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman jalin kerja sama dengan LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) OTI (Offshore Technology Institute) Batam, untuk persiapkan tenaga kerja ke Korea Selatan, Minggu (2/4/2023).
Wali Kota Pariaman, Genius Umar menjajaki langsung kerja sama ini. Kata Genius, LPK OTI merupakan lembaga pelatihan yang bersertifikasi internasional.
LPK OTI juga telah mendapat lisensi dari Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja) dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Lembaga ini juga telah mengirim ribuan tenaga kerja ke seluruh dunia.
"Jadi setelah ini kami akan mengirim pemuda Kota Pariaman. Mereka akan dilatih selama 16 hari di LPK OTI Batam," jelasnya, Senin (3/4/2023).
Setelah menjalani pelatihan itu mereka akan mendapatkan sertifikat industri internasional, dan selanjutnya akan dikirim ke Korea Selatan, setelah melewati beberapa proses seleksi.
Baca juga: Sandiaga Uno Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman di Kepemimpinan Suhatri Bur-Rahmang
Para pemuda itu akan menjadi tenaga kerja di Korea Selatan, sebagai hasil tindak lanjut kunjungan Pemko beberapa waktu lalu ke negara itu.
Berdasarkan kunjungan itu Pemko Pariaman melihat ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan, di antaranya terbukanya kesempatan kerja di Korea Selatan.
“Kita mendapatkan peluang untuk mengirim 100 tenaga kerja ke Korea Selatan, Khususnya pada pekerjaan welding (pengelasan), di galangan kapal terbesar di negara itu, yaitu HD Hyundai’s Heavy Industry Group," terang Genius.
Oleh karena itu Pemko harus menyiapkan Naker terlebih dahulu dengan memberikan mereka pelatihan yang mumpuni.
Dalam waktu dekat, Genius mengaku akan segera menyiapkan gelombang pertama sebanyak 40 orang anak muda Kota Pariaman, untuk ikut pelatihan.
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pengelolaan PJU Padang Pariaman Bertambah Hingga 18 Ribu Titik
Para anak muda ini diharapkan memiliki komitmen tinggi, serius dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan pelatihan agar bisa bekerja di Korea Selatan.
Genius juga menargetkan, bahwa pada bulan Mei 2023 sudah ada Naker yang dikirim ke Korsel.
Para Naker yang bekerja di Korsel nantinya akan mendapat sejumlah fasilitas dan mempunyai gaji berkisar Rp 30-40 juta rupiah per bulan.
"Kami berharap kerja sama ini mampu mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Pariaman," tuturnya.
Diketahui, LPK OTI Batam adalah perusahaan jasa yang bergerak dibidang pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan tenaga kerja yang profesional.
Pemko Pariaman Luncurkan 71 Koperasi Merah Putih, Warga Kini Bisa Lolos dari Jeratan Rentenir |
![]() |
---|
Pariaman Jadi Pusat Konservasi Penyu, 800 Tukik Dilepas ke Laut Sepanjang 2025 |
![]() |
---|
Pariaman Sahkan Perubahan APBD 2025, Proyek Pembangunan Segera Dijalankan |
![]() |
---|
Wagub Sumbar Nilai Lele dan Penyu Mampu Jaga Laju Ekonomi dan Konservasi di Pariaman |
![]() |
---|
Bantuan Seragam Gratis dari Pemko Pariaman, Ringankan Beban Orang Tua dan Pacu Ekonomi Lokal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.