Breaking News:

BKSDA Sumbar Tetap Pasang Perangkap Meski Jejak Kaki Harimau Tak Ditemukan lagi di Solok

Jejak kaki harimau tak lagi ditemukan di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar.

Istimewa
Seekor harimau tertangkap di Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (13/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jejak kaki harimau tak lagi ditemukan di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumbar.

Meski demikian, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Solok tetap memasang kerangkeng atau perangkap besi untuk menangkap harimau tersebut.

Diketahui, di lokasi tersebut terdeteksi ada sebanyak tiga ekor harimau, yang terdiri dari satu induk dan dua anak.

Cek Laporan Kerbau Warga Diserang Harimau di Palembayan, BKSDA Temukan Jejak Kaki Baru

Harimau Putri Singgulung Belum Dikembalikan ke Habitat, Masih Observasi Perilaku dan Kesehatan

Baru-baru ini, satu ekor berhasil ditangkap, yakni seekor anaknya.

Kepala BKSDA Resor Solok, Afrilius saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan, meski jejak tak ditemui lagi, namun warga masih merasakan cemas.

Afrilius menjelaskan, jejak harimau tersebut sudah tidak ditemukan lagi di Areal Penggunaan Lain (APL) atau lahan masyarakat.

Dijelaskannya, sebelumnya ada tiga ekor harimau yang berkeliaran, dan satu ekor berhasil dievakuasi.

Luka Aneh di Leher dan Pangkal Telinga, Anak Kerbau Warga di Agam Diduga Diserang Harimau

Hasil Cek Kesehatan Harimau Putri Singgulung: Berbobot 49,3 Kg dan Tidak Ada Kelainan Fisik

Harimau yang berhasil dievakuasi tersebut adalah anaknya, dan dua ekor lagi adalah induk serta anaknya.

Harimau yang telah ditangkap itu dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD).

Halaman
1234
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved