Breaking News:

Angka Kecelakaan Kerja Tercatat di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang 1.597 Kasus di Tahun 2019

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Yunimar Lubis mengatakan, sepanjang 2019 tercatat sebanyak 1.597 kasus kecelakaan kerja.

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Yunimar Lubis 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM - Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Yunimar Lubis mengatakan, sepanjang 2019 tercatat sebanyak 1.597 kasus kecelakaan kerja.

Kasus itu terjadi di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan cabang Padang meliputi wilayah Padang, Pariaman, Painan dan Mentawai.

Rumah Sakit Siti Rahmah Tidak Lagi Melayani Peserta BPJS Kesehatan

TRIBUNWIKI: Rekomendasi Optik di Kota Padang Bisa Menggunakan BPJS Kesehatan

Kasus kecelakaan kerja itu dengan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai 7 miliar lebih.

"Kecelakaan kerja terbanyak terjadi di pabrik karena rata-rata pekerja bekerja di perusahaan. Kemudian, kecelakaan kerja di lalu lintas," ungkap Yunimar Lubis.

Salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan cabang Padang mengurangi angka kecelakaan kerja ialah mendorong masyarakat untuk terdaftar di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Kesehatan Cabang Padang Beri Kemudahan Penurunan Level, Berikut Penjelasannya

Suami Meninggal karena Kecelakaan Kerja di Padang, Istri Menangis saat Terima Santunan dari BPJS

Yunimar Lubis menuturkan, dilihat dari tahun ke tahun ada penurunan jumlah angka kecelakaan kerja.

Tapi memang penurunan itu belum terlalu signifikan.

"Kalau dihitung rata-rata di 2019, tiap hari ada empat orang yang menjadi korban kecelakaan kerja," tutur Yunimar Lubis.

Tunggakan BPJS Kesehatan Belum Dilunasi, 4 Rumah Sakit di Sumbar Pinjam Duit ke Bank Nagari

BPJS Kesehatan Area Padang Bakal Bayar Tunggakan ke RS, Dana Talangan dari Kemenkeu Cair

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar Nasrizal mengatakan, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pengusaha, serikat pekerja, pekerja dan masyarakat, untuk terus meningkatkan pengawasan dan penyadaran akan pentingnya K3.

"Kita ingin semua perusahaan, bukan hanya sadar tapi menerapkan prinsip K3.

Ada 10 prinsip K3, mulai dari orang tahu, orang mempraktikkan, lanjut mensosialisasikan kepada orang-orang sekitar," jelas Nasrizal.

Dirut BPJS Kesehatan: Kenaikan Iuran untuk Peningkatan Kualitas Layanan Kesahatan

Tak Cuma Tarif BPJS Kesehatan, Tarif Listrik, Tol hingga Cukai Rokok Juga Akan Naik di 2020

Nasrizal mengatakan, pihaknya betul-betul ingin adanya zero accident dalam dunia kerja.

Tapi menurutnya, tidak mungkin semua berada dalam kapasitas itu.

"Makanya kita inginkan untuk preventif awal, orang-orang harus ikut dalam jaminan sosial.
Dia harus ikut dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," terang Nasrizal. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved