Kabupaten Solok Selatan
Meski Harga Cabai Naik, Harga Beras dan Gula di Solok Selatan Pekan Ini Tak Ikut Berubah
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan stabilitas harga sejumlah komoditas pangan utama pada pekan ketiga Mei 2026.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Secara teknis, stabilitas harga pada bahan pokok utama sering kali menjadi tolok ukur keberhasilan pengendalian pasar di daerah. Jika harga beras terkendali, maka riak inflasi pada komoditas pendukung lainnya biasanya tidak akan terlalu mengganggu stabilitas ekonomi makro daerah.
Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menyebutkan bahwa stok cadangan beras di Solok Selatan masih mencukupi untuk kebutuhan beberapa pekan ke depan.
Hal ini yang menjadi alasan kuat mengapa harga beras tetap terjaga di angka Rp 16.900.
Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi bahan pangan.
Pengawasan pasar akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi adanya spekulasi harga dari pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi fluktuasi harga komoditas lain.
Laporan perkembangan harga pangan ini merupakan bagian dari upaya transparansi publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Dengan adanya data harian dan mingguan yang akurat, masyarakat dapat merencanakan keuangan keluarga dengan lebih baik. (*)
| SPMB Solok Selatan Pakai Sistem Digital, Forkopimda Teken Pakta Integritas Kawal Pelaksanaan |
|
|---|
| Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Khairunas Jabarkan 8 Misi Besar Asta Cita di Solok Selatan |
|
|---|
| Solok Selatan Satu Data Diperkuat, 254 Wali Jorong Diminta Perbarui Data Real Time |
|
|---|
| Pemkab Solok Selatan Pacu Sinkronisasi Data Penduduk untuk Perkuat Program Daerah |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden di Solok Selatan Berbobot 882 Kg, Simental Milik Joni Lolos Seleksi Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Berikut-beberapa-dampak-buruk-konsumsi-gula-berlebih-yang-perlu-diwaspadai.jpg)