Kabupaten Solok Selatan
Solok Selatan Satu Data Diperkuat, 254 Wali Jorong Diminta Perbarui Data Real Time
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terus mematangkan integrasi data wilayah melalui program Solok Selatan Satu Data.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Solok Selatan evaluasi program Satu Data hingga level jorong.
- Sebanyak 254 wali jorong diminta perbarui data warga real time.
- Bupati Khairunas sebut data akurat jadi kunci bantuan tepat sasaran.
- Pemkab bagikan tablet untuk percepat pelaporan dan pendataan warga.
- Sistem digital disiapkan untuk cegah data bantuan sosial tumpang tindih.
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terus mematangkan integrasi data wilayah melalui program Solok Selatan Satu Data.
Langkah ini diambil untuk meminimalkan margin kesalahan dalam penyusunan kebijakan publik serta memastikan penyaluran program bantuan sosial dapat menyasar masyarakat yang benar-benar berhak.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, evaluasi berkala dan koordinasi intensif dilakukan secara daring dengan melibatkan seluruh perangkat pemerintahan di tingkat basis.
Sedikitnya 254 wali jorong pimpinan administratif setingkat dusun dari berbagai wilayah di Solok Selatan menghadiri rapat koordinasi virtual tersebut.
Bupati Solok Selatan Khairunas memimpin langsung jalannya evaluasi dari Padang Aro, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Marlboro, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Padang Seberat 1,1 Ton Seharga Rp98 Juta
Kendati ruang pertemuan bergeser ke ranah digital, jalannya diskusi antara kepala daerah dan para wali jorong tetap berlangsung interaktif.
Dalam arahannya, Khairunas menggarisbawahi bahwa pembaruan data secara berkala (real-time updating) oleh para wali jorong merupakan kunci utama keberhasilan program ini.
Ketidaksesuaian data di lapangan sering kali menjadi batu sandungan bagi efektivitas program pemerintah.
"Pemanfaatan teknologi ini merupakan langkah inovatif Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk memotong jalur birokrasi koordinasi, sehingga pemantauan kondisi wilayah dapat menyentuh hingga ke tingkat jorong," ujar Khairunas saat meresmikan ruang koordinasi daring tersebut.
Ruang virtual ini tidak hanya digunakan sebagai forum temporer. Pemerintah daerah memproyeksikannya menjadi agenda rutin guna memantau dinamika kependudukan dan pembangunan di setiap pelosok nagari.
Baca juga: Antrean Solar di SPBU Padang Mengular, Konsumen Ramai-ramai Tinggalkan Dexlite
Khairunas mengingatkan, keakuratan data merupakan fondasi yang tidak bisa ditawar dalam merumuskan sebuah kebijakan strategis. Tanpa basis data yang valid, intervensi anggaran dan program pembangunan dikhawatirkan tidak akan mencapai sasaran yang optimal.
Oleh karena itu, para wali jorong instansinya diminta untuk mengambil peran aktif. Sebagai ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan warga, mereka memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap perubahan kondisi sosial-ekonomi masyarakat tercatat dengan baik.
Selain sebagai instrumen evaluasi data kependudukan, peluncuran ruang daring ini juga dimaksudkan untuk mereformasi pola komunikasi birokrasi di Solok Selatan.
Fasilitas digital ini diharapkan mampu mempererat sinergi antarinstansi yang selama ini kerap terhambat kendala geografis.
Khairunas juga menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memaksimalkan infrastruktur digital ini.
| Pemkab Solok Selatan Pacu Sinkronisasi Data Penduduk untuk Perkuat Program Daerah |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden di Solok Selatan Berbobot 882 Kg, Simental Milik Joni Lolos Seleksi Ketat |
|
|---|
| CFD Solok Selatan Dongkrak UMKM, Bupati Khairunas Instruksikan OPD Bina Pedagang |
|
|---|
| 14 SPPG Solok Selatan Beroperasi, Pemkab Evaluasi Kelengkapan Izin dan Dorong Pelibatan UMKM Lokal |
|
|---|
| Pemkab Solok Selatan Validasi 4.000 Calon Penerima Bantuan Pasang Baru Listrik agar Tepat Sasaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/SATU-DATA-Pemerintah-Kabupaten-Solok-Sddk-Selatan-d.jpg)