Stok BBM Sumbar

Antrean Solar di SPBU Padang Mengular, Konsumen Ramai-ramai Tinggalkan Dexlite

Pihak SPBU 14.251.583 Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang menyebut antrean panjang kendaraan tak dipengaruhi stok solar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
ANTREAN PENGISIAN SOLAR - Kepala Operasional SPBU 14.251.583, Asrul saat memberikan keterangan di kantornya, Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (19/5/2026). Asrul sebut antrean panjang kendaraan saat mengisi solar dipicu peralihan perilaku konsumen dari BBM non-subsidi ke subsidi. 

Ringkasan Berita:
  • Antrean solar mengular di SPBU Khatib Sulaiman Padang sejak pagi.
  • SPBU pastikan stok solar masih aman hingga besok pagi.
  • Pengendara disebut ramai beralih dari Dexlite ke solar subsidi.
  • Harga BBM non-subsidi naik, antrean solar makin panjang.
  • Sejumlah SPBU disebut tak dapat stok akibat pelanggaran administrasi.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pihak SPBU 14.251.583 Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang menyebut antrean panjang kendaraan tak dipengaruhi stok solar.

Peristiwa tersebut dipengaruhi oleh perpindahan perilaku konsumen dari BBM non-subsidi ke subsidi bio solar.

Diketahui sebelumnya, antrean panjang kendaraan terjadi saat mengisi BBM subsidi solar di Jalan Khatib Sulaiman Selasa (19/5/2026).

Kepala Operasional SPBU 14.251.583, Asrul mengatakan untuk ketersedian stok BBM Solar di tempatnya masih sangat aman.

Bahkan ia menyebut masih tersisa hingga keesokan pagi harinya. Sebab, SPBU tersebut menyediakan 14.000 kiloliter (KL) untuk hari ini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini: Padang dan 6 Kota Berpotensi Hujan Ringan, Solok Berawan

"Stok kita aman, tadi pagi masuk 14.000 KL, sore ini juga akan masuk lagi. Untuk 14.000 KL saja masih belum habis hari ini, besok pagi jam 09.00 WIB baru habis," kata Asrul saat ditemui di kantornya, Selasa (19/5/2026).

Namun terkait antrean panjang tersebut, Asrul menilai perpindahan perilaku konsumen.

Sebab kata dia, sebelumnya harga BBM non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex masih laris. Hanya saja sejak kenaikan beberapa waktu lalu, banyak yang mengantre di pengisian BBM solar.

"Antrean panjang ini mungkin karena banyak pengendara beralih ke solar, sebab Dexlite dan Pertamina Dex mahal," sebutnya.

Selain faktor tersebut, peralihan juga terjadi akibat beberapa SPBU di Kota Padang terkena pelanggaran administrasi.

Baca juga: Gelar O2SN dan FLS3N 2026, Bupati Khairunas: Ini Bukan Sekadar Mencari Siapa yang Terbaik

Sehingga beberapa waktu lalu, antrean panjang lebih dari hari ini terjadi di SPBU tempat ia bekerja.

"Antrean panjang ini juga karena ada sejumlah SPBU yang tidak mendapatkan stok solar akibat pelanggaran administrasi,” pungkasnya. 

Heru 4 Jam Antre

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di Sumatera Barat dikeluhkan para pengendara.

Kondisi tersebut bahkan disebut sudah seperti mencari emas yang tersembunyi di dalam tanah karena sulit didapat.

Salah seorang pengendara, Heru Apriniko mengaku harus mengantre sejak pukul 10.00 WIB di sebuah SPBU 14.251.583 kawasan Khatib Sulaiman, Padang Utara, Kota Padang, Selasa (19/5/2026).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved