Stok BBM Sumbar
Antrean Solar di SPBU Padang Mengular, Konsumen Ramai-ramai Tinggalkan Dexlite
Pihak SPBU 14.251.583 Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang menyebut antrean panjang kendaraan tak dipengaruhi stok solar.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Namun hingga pukul 14.00 WIB, kendaraan L-300 miliknya baru masuk ke kawasan SPBU dan belum mencapai mesin pengisian.
“Saya baru masuk kawasan SPBU sejak tadi di badan jalan, ini sudah empat jam, tapi belum sampai ke mesin pengisian. Paling satu jam lagi,” kata dia.
Baca juga: Sopir Bus di Padang Mengeluh Harus Antre Dua Jam Lebih Demi Solar, Sebut Aktivitas Terhambat
Heru mengaku tidak berpindah SPBU untuk mendapatkan BBM solar. Sebab sebelumnya pernah gagal mengisi akibat stok habis setelah mengantre berjam-jam.
Bagi Heru, solar menjadi kebutuhan utama untuk bekerja. Sehari-hari ia melansir makanan ringan kering dari produsen atau grosir ke sejumlah toko di luar Kota Padang dan mengambil keuntungan dari selisih harga.
Menurutnya, pekerjaan tersebut sangat bergantung pada BBM subsidi agar biaya operasional tidak membengkak.
“Saya harus antre BBM dulu saat pagi, baru setelahnya bisa mengantar barang. Kadang sudah malam baru saya sampai ke lokasi,” ucapnya.
Bagi Heru, tidak hanya mengganggu waktu kerja, antrean panjang juga membuatnya harus menahan lapar. Bahkan, hingga pukul 14.00 WIB ia mengaku belum sempat makan siang.
Selain itu, ia juga harus menghemat bahan bakar dengan cara menghidupkan dan mematikan mesin kendaraan setiap antrean bergerak.
Baca juga: Respons Antrean BBM di SPBU, Mahyeldi Sebut Kuota dari Pusat di Bawah Kebutuhan
“Masalah makan ini nanti saja, yang penting solar bisa full, baru saya bisa kerja,” sebutnya.
Melihat kondisi solar yang susah didapatkan oleh pengendara, serta harus antre berjam-jam, Heru menyebut serupa dengan mencari emas.
Bahkan antre selama beberapa jam namun tidak mendapatkan solar, membuat ia merasa jengkel.
“Menurut saya mendapatkan solar di Sumbar, sudah seperti mencari emas saja,” kata dia sembari bergurau.
Sebagai solusi, Heru berharap pemerintah menambah stok solar di Sumatera Barat (Sumbar) termasuk dengan mewujudkan pembangunan kilang minyak di Air Bangis.
“Hingga kini kilang minyak Sumbar cuma satu, jadi perlu ditambah supaya stok juga bertambah,” tambahnya.
Mahyeldi Sebut Kuota dari Pusat di Bawah Kebutuhan
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengaku telah mengirim surat permintaan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Sumbar menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Stok BBM Sumbar
BBM Subsidi
Harga BBM Sumatera Barat
Pembatasan BBM subsidi
BBM Solar di Sumbar
harga biosolar
| Pertamina Perkuat Distribusi Energi Sumbagut, Andalkan Mobil Tangki, Kereta dan Kapal Tanker |
|
|---|
| Pertamina Pastikan Antrean BBM di SPBU Bukittinggi Normal, Sebut Aktivitas Warga Meningkat |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Siap Lelang Mobil Dinas Pemprov Sumbar, Ganti ke Mobil Listrik Demi Hemat Anggaran |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Pastikan Belum Ada Laporan Kelangkaan BBM di Daerah Sumatera Barat |
|
|---|
| Indonesia Terancam Krisis BBM, Gubernur Mahyeldi Mulai Lirik Penggunaan Mobil Listrik di Sumbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ANTREAN-PENGISIAN-SOLAR-Kepala-Operasionffubsidi.jpg)