BBM Langka di Padang

Sopir Bus di Padang Mengeluh Harus Antre Dua Jam Lebih Demi Solar, Sebut Aktivitas Terhambat

"Saya sudah antre dua jam lebih di sini, hanya untuk mengantre BBM solar," ucap Ape memberikan keterangan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar

Ringkasan Berita:
  • Antrean pengisian solar mengular di SPBU kawasan Khatib Sulaiman, Padang.
  • Sopir bus harus mengantre selama dua jam lebih untuk mendapatkan solar.
  • Akibatnya, aktivitasnya menjadi terhambat.
  • Antrean panjang BBM ini ia rasakan semenjak kenaikan BBM non-subsidi sepeti Dexlite dan Pertamina Dex.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sopir bus Telaga Indah, Ape mengaku sudah mengantre dua jam lebih saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU 14.251.583 Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (19/5/2026).

Untuk diketahui, SPBU ini berlokasi sebelum Simpang Presiden atau Rumah Makan Lamun Ombak dari arah Masjid Raya Sumbar.

Lokasinya berada sebelah kiri, sedangkan antrean kendaraan terlihat hampir dimulai dari depan Transmall di Khatib Sulaiman.

Ape mengaku dari Kota Padang, hendak membawa penumpang ke Alahan Panjang, Kabupaten Solok.

Akan tetapi, aktivitasnya terhambat saat mengisi BBM solar. Meski begitu, antrean tetap dilakukan, agar bus yang ia bawa bisa berjalan ke tempat tujuan.

Baca juga: Respons Antrean BBM di SPBU, Mahyeldi Sebut Kuota dari Pusat di Bawah Kebutuhan

"Saya sudah antre dua jam lebih di sini, hanya untuk mengantre BBM solar," ucap Ape memberikan keterangan.

Kata dia, BBM solar sangat susah didapatkan di beberapa SPBU di Sumbar, rata-rata kendaraan harus mengantre panjang.

Antrean panjang BBM ini ia rasakan semenjak kenaikan BBM non-subsidi sepeti Dexlite dan Pertamina Dex.

"Sekarang ini, banyak kendaraan yang beralih ke solar, makanya antrean selalu panjang. solar juga susah sekarang, baik di Padang maupun saat mengisi di Alahan Panjang, Solok," sebutnya.

Pernah Antre Panjang Sebelumnya

Tidak hanya kali ini, Ape pernah juga terjebak antrean panjang beberapa jam saat mengisi BBM solar.

Kata dia, kejadiannya sekitar seminggu lalu di SPBU Sutomo, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

"Sebelumnya pernah, saat mengisi solar di SPBU Sutomo, terjebak dua jam lebih juga," tuturnya.

Baca juga: Antrean Solar Mengular di SPBU Khatib Sulaiman, Didominasi Truk dan Bus hingga Makan Badan Jalan

Untuk itu, ia berharap pemerintah Provinsi Sumbar bisa menanggapi keluhan para sopir, termasuk Ape yang membawa penumpang antar kota.

Selain itu, ia berharap kepada pihak Pertamina dapat menyediakan stok kepada para sopir dan tidak mengantre panjang lagi ke depannya.

"Semoga solar ini dilancarkan bagi sopir, karena antrenya selalu panjang, dan stok selalu tersedia hendaknya. Karena aktivitas kita terhambat karena antre panjang ini," tambahnya.

Mahyeldi Sebut Kuota dari Pusat di Bawah Kebutuhan

ANTREAN SOLAR- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat diwawancarai di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar, Senin (18/5/2026).
ANTREAN SOLAR- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat diwawancarai di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar, Senin (18/5/2026). (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)
Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved