Kabupaten Solok Selatan

Meski Harga Cabai Naik, Harga Beras dan Gula di Solok Selatan Pekan Ini Tak Ikut Berubah

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan stabilitas harga sejumlah komoditas pangan utama pada pekan ketiga Mei 2026.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
istimewa
HARGA BAHAN POKOK - Ilustrasi gula pasir. Gula pasir tetap dibanderol seharga Rp 20.000 per kilogram, yang menunjukkan keseimbangan antara pasokan distributor dengan permintaan konsumen di lapangan. 

Ringkasan Berita:
  • Harga beras di Solok Selatan tetap Rp16.900 saat cabai mulai naik.
  • Daging sapi bertahan Rp150 ribu per kilogram di pasar tradisional.
  • Gula pasir masih Rp20 ribu, stok pangan disebut aman pekan ini.
  • Pemda awasi pasar untuk cegah penimbunan saat harga cabai melonjak.
  • Warga merasa pengeluaran lebih ringan meski bumbu dapur mulai naik.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan stabilitas harga sejumlah komoditas pangan utama pada pekan ketiga Mei 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Bagian Perekonomian & SDA serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Jumat (22/5/2026), bahan pangan pokok seperti beras dan daging sapi tidak mengalami perubahan harga di tengah fluktuasi komoditas bumbu dapur.

Stabilitas harga ini memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah adanya kenaikan pada sektor hortikultura.

Beras, sebagai kebutuhan karbohidrat utama warga, masih bertahan di angka yang sama dengan pekan sebelumnya, yakni Rp 16.900 per kilogram.

Data yang dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Bagian Perekonomian dan SDA menunjukkan bahwa distribusi beras di wilayah tersebut masih berjalan lancar.

Baca juga: Sawah Jadi Lautan Lumpur, Banjir di Kuranji Padang Gagalkan Panen Padi Warga Pasar Lalang

Tidak adanya lonjakan harga beras menjadi indikator penting terjaganya ketahanan pangan di tingkat lokal.

Selain beras, komoditas protein hewani berupa daging sapi juga menunjukkan tren harga yang stagnan. Hingga memasuki pekan ketiga bulan ini, harga daging sapi di pasar-pasar tradisional Solok Selatan tetap bertahan pada angka Rp 150.000 per kilogram.

Harga daging sapi ini memang menjadi salah satu nominal tertinggi dalam daftar harga pangan pekanan. Namun, stabilitas harga pada angka tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap sumber protein hewani berkualitas.

Bukan hanya pangan utama, sektor pemanis seperti gula pasir pun terpantau tidak mengalami pergeseran harga.

Gula pasir tetap dibanderol seharga Rp 20.000 per kilogram, yang menunjukkan keseimbangan antara pasokan distributor dengan permintaan konsumen di lapangan.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Solok Selatan Bergerak, Bawang Putih dan Ayam Ras Turun

Kondisi harga yang tetap ini juga merambah pada komoditas daging ayam ras jika dibeli dalam satuan ekor.

Meskipun secara timbangan (kilogram) harga ayam mengalami penurunan, harga per ekor tetap stabil di angka Rp 75.000, memberikan opsi belanja yang konsisten bagi warga.

Pihak pemerintah daerah menjelaskan bahwa terjaganya harga pada komoditas utama ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi. Dinas Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan stok yang bisa memicu inflasi.

Masyarakat Solok Selatan pun merespons positif stabilnya harga beras dan daging sapi ini.

Hal tersebut dianggap mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama saat beberapa harga bumbu dapur seperti cabai sedang mengalami kenaikan cukup tajam.

Baca juga: Hujan Badai Terjang Padang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Surau Gadang hingga Rusak

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved