Pungli di Lembah Anai

Viral Bus Mahasiswa Diduga Dipalak di Lembah Anai, Unand: Akan Kami Telusuri

Aidinil menegaskan, pada prinsipnya tidak boleh ada tindakan intimidatif maupun pungutan liar yang mengganggu mobilitas masyarakat.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PUNGLI LEMBAH ANAI- Sekretaris Universitas Andalas, Dr. Aidinil Zetra. Universitas Andalas (Unand) menyatakan akan menelusuri informasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap bus rombongan mahasiswa yang melintas di kawasan Jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). 

Ringkasan Berita:
  • Viral dugaan aksi pungli di kawasan Jalur Lembah Anai, Tanah Datar.
  • Pemilik video menyebut bus yang dimintai uang merupakan rombongan mahasiswa Universitas Andalas yang terdiri dari empat unit bus.
  • Kasat Lantas Polres Padang Panjang menegaskan bahwa pria dalam video bukan polisi.
  • Polres Padang Panjang sudah mengantongi identitas pria yang ada di dalam video.
  • Pihak Unand akan menelusuri informasi terkait dugaan pungutan liar tersebut.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Universitas Andalas (Unand) menyatakan akan menelusuri informasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap bus rombongan mahasiswa yang melintas di kawasan Jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

Sekretaris Universitas Andalas, Dr. Aidinil Zetra, mengatakan pihak kampus sangat menyayangkan apabila informasi yang beredar di media sosial tersebut terbukti benar, terlebih jika mahasiswa mengalami intimidasi, hambatan perjalanan, maupun pungutan yang tidak semestinya saat mengikuti kegiatan akademik atau agenda resmi kampus.

"Jika informasi yang beredar tersebut benar, tentu Universitas Andalas sangat menyayangkan apabila ada mahasiswa kami yang mengalami intimidasi, hambatan perjalanan, atau pungutan yang tidak semestinya dalam aktivitas akademik maupun kegiatan resmi kampus," kata Aidinil Zetra saat diwawancarai, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan mahasiswa merupakan prioritas utama Universitas Andalas.

Karena itu, pihak kampus akan melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar dengan berkoordinasi dengan fakultas, pendamping kegiatan, serta pihak-pihak terkait untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut.

Baca juga: Tarekat Syattariyah Ulakan Tetapkan Idul Adha pada Jumat 29 Mei 2026, Langsung Sembelih Hewan Kurban

"Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan mahasiswa adalah prioritas utama Universitas Andalas. Karena itu, kami akan segera menelusuri kebenaran informasi ini dengan berkoordinasi dengan pihak fakultas, pendamping kegiatan, serta pihak-pihak terkait di lapangan untuk mendapatkan gambaran yang utuh dan akurat," ujarnya.

Aidinil menegaskan, pada prinsipnya tidak boleh ada tindakan intimidatif maupun pungutan liar yang mengganggu mobilitas masyarakat.

Terlebih lagi jika tindakan tersebut menyasar rombongan mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan pendidikan.

Ia menambahkan, apabila nantinya ditemukan unsur pemaksaan, pungutan liar, atau tindakan lain yang melanggar hukum, pihak kampus berharap aparat berwenang dapat menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jika memang ditemukan adanya unsur pemaksaan, pungutan liar, atau tindakan yang melanggar hukum, tentu kami berharap aparat berwenang dapat menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Meski demikian, Universitas Andalas memilih untuk memastikan seluruh fakta terlebih dahulu sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.

"Saat ini kami memilih memastikan fakta secara lengkap terlebih dahulu agar informasi yang disampaikan ke publik tetap proporsional, akurat, dan tidak menimbulkan spekulasi yang tidak perlu," ujarnya.

Viral Dugaan Pungli di Jalur Lembah Anai

DUGAAN PUNGLI- Seorang pria yang diduga melakukan pungutan liar tampak menghentikan dan berinteraksi dengan sopir bus rombongan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Rekaman kejadian tersebut viral di media sosial dan kini tengah ditelusuri oleh Satlantas Polres Padang Panjang.
DUGAAN PUNGLI- Seorang pria yang diduga melakukan pungutan liar tampak menghentikan dan berinteraksi dengan sopir bus rombongan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Rekaman kejadian tersebut viral di media sosial dan kini tengah ditelusuri oleh Satlantas Polres Padang Panjang. (Istimewa)

Video yang memperlihatkan seorang pria diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap bus rombongan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang melintas di kawasan Jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, viral di media sosial.

Video yang viral di media sosial tersebut menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria menghentikan bus dan meminta sejumlah uang yang disebut sebagai "uang portal".

Berdasarkan keterangan yang disertakan dalam unggahan tersebut, pria itu awalnya meminta uang sebesar Rp500 ribu untuk setiap bus yang melintas. Setelah terjadi negosiasi, nominal pungutan disebut disepakati menjadi Rp450 ribu per bus.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved