Gunung Marapi Erupsi

Erupsi Gunung Marapi Meledak 22 Kali Selama Dua Bulan, Kolom Abu Tembus 3.000 Meter ke Langit

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi mencatat sebanyak 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pos PGA Bukittinggi
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Kolom abu membumbung tinggi dari puncak Gunung Marapi saat terjadi erupsi pada Selasa (3/3/2026) pukul 02.19 WIB. Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi catat 22 kejadian erupsi Marapi sepanjang Januari hingga Februari 2026. 

"Kolom abu dari erupsi ketiga tanggal 5 Februari 2026 ini, tercatat paling tinggi sepanjang tahun ini," tegasnya.

Lalu, erupsi Marapi Sumbar kembali terjadi pada 8,9 dan 10 Februari 2026. Untuk erupsi tanggal 9, berlangsung selama dua kali, pertama pukul 17:00 WIB dan kedua 22:46 WIB.

Akan tetapi, ketinggian kolom abu dari empat kejadian di tiga hari erupsi tersebut, tidak terpantau lantaran tertutup kabut.

Kata Ahmad Rifandi, erupsi kembali terjadi pada 18 dan 19 Februari 2026. Ketinggian kolom abu dari kedua erupsi ini sama-sama tidak terpantau lantaran tertutup kabut.

"Terakhir, tiga kejadian erupsi berlangsung pada 22 dan 23 Februari 2026. Dua kali pada 22 dan satu kejadian di 23, namun kolom abu kembali tidak teramati lantaran tertutup kabut," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved